Manfaat Madu

Manfaat Madu untuk Tubuh, Mencegah Penyakit Autoimun dan Bikin Kulit Cantik

Berikut manfaat madu bagi kesehatan tubuh manusia.Salah satu khasiat madu bagi tubuh, yakni dapat mencegah penyakit autoimun.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

Bagi mereka yang memiliki kondisi kulit autoimun seperti psoriasis, madu mungkin juga efektif secara topikal.

Kekuatan antioksidan madu mentah juga cenderung berkontribusi pada penyembuhan usus dan efek anti-inflamasi.

Konsentrasi tinggi asam organik dan senyawa fenolik seperti flavonoid dalam madu memiliki kemampuan untuk mengurangi kerusakan oksidatif, membuatnya bermanfaat untuk mengurangi risiko serangan jantung, stoke, dan beberapa jenis kanker juga.

Ketika kita memiliki penyakit autoimun yang menempatkan kita pada risiko lebih tinggi untuk beberapa hal tersebut, penambahan madu mulai terdengar lebih manis!

Madu untuk kesehatan.
Madu untuk kesehatan. (Kids City USA)

Jenis Madu untuk Autoimun

Yah, pertama-tama, itu harus mentah dan tidak dipasteurisasi. Jika telah diproses dengan cara apa pun, senyawa bermanfaat kemungkinan besar akan mati, meninggalkan Anda hanya gula inflamasi murni, miskin nutrisi.

Jika Anda ingin melangkah lebih jauh, penelitian menunjukkan bahwa semakin gelap madu, semakin besar manfaatnya. Madu soba, misalnya, telah terbukti paling efektif dalam meningkatkan nilai antioksidan darah Anda.

Propolis

Kadang-kadang disebut sebagai "lem lebah", propolis digunakan oleh lebah untuk menutup lubang di sarang lebah mereka dan melindungi mereka dari bakteri dan elemen eksternal lainnya yang mungkin membahayakan koloni.

Ini telah digunakan oleh manusia sejak Yunani kuno, Romawi dan Mesir. Faktanya, Hippocrates mencatat bahwa propolis bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, baik internal maupun eksternal.

Sementara itu, manuskrip Persia mendokumentasikannya sebagai obat untuk berbagai kondisi termasuk eksim, rematik, nyeri otot, dan bisul.

Baca juga: BTalk, Kenali Penyebab Gagal Ginjal

Sekarang kita dapat melihat ilmu pengetahuan dan melihat bahwa propolis mengandung banyak senyawa aktif, termasuk flavonoid, asam diterpenoid, triterpenoid dan fenol.

Komponen-komponen ini adalah kunci mengapa propolis memiliki efek anti-inflamasi, antioksidan, antibakteri dan antijamur yang mendalam.

Seperti yang telah dibahas, bagi kita dengan autoimunitas, mengurangi peradangan dan penyembuhan usus adalah yang teratas.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved