Berita Tanahbumbu

Maksimalkan Pajak Daerah, BPPRD Tanbu Pasang Tapping Box di Restoran dan Kafe

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Tanahbumbu, mulai pasang aplikasi Bima PHR atau Tapping Box di sejumlah titik.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Pemaparan Aplikasi Tapping Box di Pajak Perhotelan dan Restoran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Meminimalisir kecurangan penghitungan pajak dan keterbukaan pajak rumah makan atau hotel untuk Pajak Hotel dan Restoran (PHR), Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Tanahbumbu, mulai pasang aplikasi Bima PHR atau Tapping Box di sejumlah titik.

Misalnya saja, di Kafe Paklek yang ada di Jalan Bhayangkara Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu, kemarin, sudah ujicoba pemasangan aplikasi tersebut, termasuk di 20 tempat lainnya.

Bekerjasama dengan Bank Kalsel, aplikasi itu diharapkan bisa memaksimalkan pendapatan pajak daerah melalui PHR tersebut.

Adanya alat tersebut, bisa dilakukan secara online dan offline.

Baca juga: Destinasi Wisata Alam Batu Basuhud Karang Bintang di Kabupaten Tanahbumbu, Ada Gua-gua Kecil Eksotis

Baca juga: Angka Kejahatan Turun 9 Persen, Polres Tanahbumbu Setahun Ungkap Kasus Sabu Hampir 5 Kg

Dan laporan perpajakannya bisa transparan dan diketahui pihak BPPRD Tanbu.

Sehingga saat ada ketidaksamaan dengan laporan pajak yang ada, maka akan dirundingkan kembali dimana bagian yang tidak sesuai.

Kepala Cabang Bank Kalsel Tanahbumbu, Aziz Nur Hakim, mengatakan pihaknya memfasilitasi membuatkan sistem aplikasi tersebut agar pendapatan daerah bisa lebih maksimal.

"Kita memberikan bantuan aplikasi ini agar transparan dari pengelola di PHR karena bisa dilakukan secara online dan ofline," katanya.

Alat tersebut sudah terpasang di 21 titik, dan 4 masih belum terpasang.

Ini upaya Bank Kalsel untuk membantu Pemerintah Daerah dengan harapan pajak bisa meningkat.

Sementara itu, Kepala BPPRD Tanbu, Sulhadi, Kamis (30/12/2021) mengatakan penggunaan tapping box adalah untuk mengirimkan data transaksi sehingga menjadi pembanding jumlah transaksi wajib pajak dan tidak dimanipulasi.

Aplikasi ini tertanam di sistem pembayaran dan terkoneksi langsung ke BPPRD.

Baca juga: ADD Tak Disalurkan Pemkab Tala Jika Cakupan Vaksinasi Tak Sampai 70 Persen, Begini Respons Kades

Baca juga: Vaksinasi Tak Sampai 70 Persen, Pemerintah Desa di Kabupaten Tanahlaut Terancam Tak Dapat ADD

Sehingga bisa diketahui berapa besaran yang harus disetorkan ke BPPRD Tanbu.

"Ini sebagai transparansi dan meminimalisir atau mengurangi kecurangan laporan pajak yang harus dibayar. Karena ketentuannya, PHR ini dikenakan pajak 10 persen," katanya.

Tahapan tersebut, sebenarnya masih ujicoba.

Namun bila nanti ini berhasil meningkatkan PAD, maka semuanya akan diterapkan sistem tapping box tersebut.

"Tahun ini sudah terpasang di 21 rumah makan atau restoran dan di tahun 2022, ada 4 lagi yang dipasang, " katanya.

( Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved