Kriminalitas Banjarmasin

Oknum Anggota Polres HSU Pemilik Kayu Log Diduga Ilegal Diperiksa Bid Propam Polda Kalsel 

Seorang oknum Anggota Polri berinisial AB turut diamankan oleh Jajaran Direktorat Polairud Polda Kalsel. Ia merupakan pemilik kayu log diduga ilegal

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Empat tersangka tindak pidana Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan dihadirkan pada Konferensi Pers di Markas Dit Polairud Polda Kalsel, Senin (21/3/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang oknum Anggota Polri berinisial AB turut diamankan oleh Jajaran Direktorat Polairud Polda Kalsel dalam kasus dugaan tindak pidana Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan. .

Oknum anggota Polri yang merupakan personel Sat Polair Polres Hulu Sungai Utara (HSU) itu diduga terlibat aktivitas pembalakan liar.

AB diketahui sebagai pemilik dari 245 batang kayu log dengan volume 35,89 meter kubik tanpa dokumen sah yang diamankan petugas di perairan kawasan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel pada Senin (7/3/2022).

Kabid Propam Polda Kalsel, Kombes Pol Djaka Suprihanta mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap AB. 

"Ya kami periksa," kata Kombes Djaka. 

Baca juga: Ratusan Kubik Kayu Ilegal Diamankan, Tapi Tak Satupun Penebang Liar di Kalsel Tertangkap

Baca juga: Ribuan Kayu Log dan Olahan Ilegal Diamankan Dit Polairud Polda Kalsel, Satu Tersangka Oknum Polisi

Selain proses hukum pidana, AB juga terancam hukuman disiplin dan kode etik profesi Polri. 

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, Senin (21/3/2022) juga telah membenarkan bahwa AB yang berpangkat BRIPKA merupakan Banit di Sat Polair Polres HSU. 

AKBP Afri mengatakan, mendukung proses hukum yang tegas terhadap oknum anggotanya yang diduga melakukan tidak pidana itu. 

"Harus dilakukan tindakan tegas terukur supaya tidak menjadi contoh yang buruk kepada masyarakat," kata Kapolres HSU. 

Sebelumnya dalam Konferensi Pers Perkara Tindak Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan di Markas Dit Polairud Polda Kalsel, Jumat (18/3/2022), AB bersama tiga tersangka lainnya turut dihadirkan. 

Pada konferensi pers yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i bersama Direktur Polairud Polda Kalsel, Kombes Pol Takdir Mattanete itu, AB bersama tiga tersangka lain yaitu W (35), AJ (42) dan P (21) mengenakan baju oranye khas tahanan Polisi. 

Baca juga: Warga Adat Hantakan Datangi DPRD HST, Minta Ilegal Logging di Meratus Diberantas

Dikatakan Kombes Takdir, keempat tersangka diancam dengan Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. 

Ancaman pidananya yaitu penjara minimal 1 tahun hingga maksimal 5 tahun serta denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 


 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved