Berita HSU

Dana Desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Sudah Tersalur 100 Persen

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten HSU, Amita Susana, Rabu (6/4/20222), mengatakan, sudah menyalurkan dana desa 100 persen.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
ILUSTRASI - Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Penggunaan Dana Desa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pembayaran gaji untuk aparat desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sempat mengalami penundaan di awal tahun.

Penyebabnya, alokasi dana desa belum dilakukan pencairan. Namun kemudian, hal itu sudah teratasi seluruhnya.

Saat ini, pencairan tahap satu untuk dana desa sudah mencapai 100 persen. 

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten HSU, Amita Susana, Rabu (6/4/20222), mengatakan, saat ini sudah menyalurkan dana desa 100 persen. 

Baca juga: Terdakwa Korupsi Proyek Irigasi HSU Diterima sebagai Justice Collaborator

Baca juga: HP Terduga Kasus Narkoba Tewas Ditembak di Martapura Dikembalikan, 2  Lagi Permintaan Belum Terjawab

"Bahkan sekarang sudah ada beberapa desa yang melengkapi persyaratan untuk pencairan tahap dua," ujarnya.

Beberapa aloksi untuk Dana Desa adalah untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), ketahanan pangan dan penanganan Covid-19.

Terpisah, Ibnu Attaillah, Kepala Desa Pulantani, mengatakan, di awal tahun memang perlu waktu untuk melengkapi berkas persyaratan untuk pencairan Dana Desa.

Sehingga, gaji aparat desa juga sempat tertunda sampai Maret tadi. Namun, saat ini sudah dibayarkan. Dana Desa yang diperoleh sekitar Rp 1,2 miliar untuk 2022.

Baca juga: Terlibat Arisan Online Fiktif Sang Istri, Oknum Polisi Ini Diserahkan ke Propam Polresta Banjarmasin

Baca juga: Dilaporkan Tak Bayar Uang Anggota, Bandar Arisan Bodong di Tanbu Kalsel Diringkus Polisi

"Syarat yang memerlukan waktu untuk penyelesaiannya adalah pendataan penerima BLT. Sedangkan syarat lain,  seperti RPJMDes dan lainnya, bisa diselesaikan. Sekarang sudah cair dan sudah terbayarkan beberapa keperluan yang tertunda, termasuk gaji aparat desa," ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved