Berita Banjarbaru

Dulu Direncanakan Banjarmasin-Tabalong, Kini Jalur Kereta di Kalsel Terancam Berubah Tabalong-Jorong

Anggota DPR Syaifullah Tamliha sebut rencana jalur kereta Kalsel dari Tabalong-Banjarmasin akan berubah jadi Tabalong-Jorong atas saran investor.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
PENUMPANG.KAI.ID
ILUSTRASI - Kereta api. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jalur kereta api telah lama direncanakan dibangun di Provinsi Kalimantan Selatan.   

Rencana bertahun-tahun lalu adalah jalur kereta api Kalsel ini adalah dari Kota Tanjung Kabupaten Tabalong - Kota Banjarmasin.

Sekarang berubah. Muncul wacana, yakni jalurnya dari Kota Tanjung Kabupaten Tabalong - Jorong Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Hal ini dibeberkan anggota DPR RI Syaifullah Tamliha, Selasa (4/10/2022).

Disebutkan anggota dewan dari Dapil Kalsel ini, rencana lama mengenai jalur kereta api Kalsel tersebut bakalan berubah karena permintaan dari calon investor dan beberapa pihak lainnya.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Kalsel Akan Bagikan 2 Ribu Nomor Induk Berusaha ke Pelaku UMK

Baca juga: 54 Jemaah Umrah Tanahlaut Turut Telantar di Jakarta, Sekda Dahnial Kifli Datang dan Berikan Ini

Baca juga: Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 46 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Lolos Seleksi

"Rencana yang sudah ada, jalur kereta apinya dari Tabalong-Banjarmasin. Kemudian, ada beberapa pihak meminta agar dialihkan dari Tabalong ke Kabupaten Tanah Laut," katanya.

Ia menyebut, sejumlah pihak minta rencana jalur kereta api Kalsel itu dipindahkan dari Kabupaten Tabalong ke Jorong Kabupaten Tala karena ada pelabuhan yang posisinya berada di laut dalam.

Dengan kondisi alam seperti itu, kapal tidak tergantung lagi kepada pasang surutnya muara Sungai Barito seperti di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Menurutnya, apabila kapal tidak bergantung dengan pasang surut, maka pendistribusian barang dari Kalsel ke provinsi lain akan lancar.

"Di situ, kita juga bisa jadi pelabuhan penyangga Ibu Kota Negara Nusantara di Kaltim," imbuh politikus PPP ini.

Baca juga: Harga Emas di Banjarmasin Menguat di Awal Oktober 2022

Baca juga: Wisata Kalsel : Setiap Rumah di Desa Liyu Balangan Budidayakan Anggrek Bulan

Baca juga: Wisata Kalsel : Setiap Rumah di Desa Liyu Balangan Budidayakan Anggrek Bulan

Terkait investor, Syaifullah Tamliha menyebut ada salah satu pemodal dari Rusia yang menyatakan ketertarikannya membiayai pembangunan kereta api Kalsel.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor, menyampaikan, hasil diskusi dengan Kementerian Perhubungan, pengalihan trase kereta api Tabalong-Jorong sifatnya masih Rapat Dengar Pendapat DPR di daerah.

"Memang sudah masuk catatan Kemenhub," ucapnya.

Akan tetapi, ia menjelaskan, perubahan trase perlu analisis dan data yang detail. Sedangkan dua trase yang ada, yakni Tabalong-Banjarmasin-Palangkaraya dan Banjarmasin-Batulicin-Tanah Grogot sudah lama direncanakan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved