Berita HSU

Potensi Cuaca Ekstrem Masih Ada, Plt Kepala BPBD Kabupaten HSU Ingatkan Warga Tetap Waspada

Pelaksana Tugas Kepala BPBD HSU, Sugeng Riyadi, sebut cuaca esktrem sampai Februari 2023 sehingga warga harus waspadai banjir dan angin kencang.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Ambulans melintasi genangan air hujan di ruas jalan antara Kantor Bupati dan Dinas PUPR di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (18/1/2023). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Cuaca ekstrem kerap muncul dalam beberapa waktu terakhir ini di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bukan hanya hujan dengan intensitas tinggi, tetapi terkadang juga disertai angin kencang.

Akibatnya., sudah ada beberapa pohon tumbang, bangunan rusak dan juga memunculkan genangan air di ruas jalan akibat hujan deras.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD HSU, Sugeng Riyadi, Sabtu (21/1/2023), mengatakan, potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi hingga beberapa waktu ke depan.

Baca juga: Pengemudi Mobil Tabrak 4 Murid SD di Kabupaten Tala Kalsel Dikejar Warga, Dua Bocah Tewas

Baca juga: Pengendara Motor Tewas Terlindas Trailer di Antasan Senor Kalsel Saat Mendului Sebuah Mobil

Baca juga: Kecelakaan Maut di Antasan Martapura Kabupaten Banjar, Korban Sudah Tak Bernyawa di Kolong Truk

"Informasi dari BNPB, di HSU masih termasuk bisa terjadi adanya cuaca ekstrem," katanya.

Diprediksi, potensi cuaca ekstrem yang bisa melanda wikayah Kabupaten HSU hingga akhir Januari bahkan sampai awal Februari 2023, khususnya saat sore.

Dengan masih ada potensi cuaca ekstrem, maka kepada masyarakat HSU diminta untuk tetap waspada, khususnya ketika akan beraktivitas.

Dari munculnya cuaca esktrem ini sudah sempat menimbulkan dampak, yaitu pohon tumbang, kerusakan bangunan dan genangan air di jalan raya.

Baca juga: Rumah Penemu Piring Berhuruf Arab di Sungai Rangas Kabupaten Banjar Kalsel Sepi Pengunjung

Baca juga: Untuk Keamanan Konsumsi Haul Guru Sekumpul 2023, Makanan dari 40 Dapur Umum Uji Sampel di Labkes

Baca juga: Satu Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Tanah di Tabalong Jalani Proses Hukum, Satu Masih DPO

”Ini karena adanya angin yang kencang disertai hujan dengan curah cukup tinggi," tambahnya.

Selain tetap waspada, masyarakat juga diminta untuk gotong-royong membersihkan selokan agar air hujan tidak sampai menggenang lama.

"Jadi secara umum, kepada masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara, kita waspada dengan kondisi cuaca ekstrem," imbaunya.

Ditambahkannya, BPBD HSU juga terus melakukan patroli dan pemantauan sambil memberikan imbauan ke masyarakat.

Baca juga: Narkoba di Kalsel - Sempat Coba Kabur hingga Tabrak Warung, Pelaku Dibekuk Jajaran Polres Tabalong

Baca juga: Pernikahan Dini di Kalsel, Dispensasi Nikah Harus Melalui Sidang dan Diputuskan oleh Hakim

Baca juga: Hamil di Luar Nikah Salah Satu Pemicu Pernikahan Dini, 250 Warga di Bawah Usia 19 Menikah di Kalsel

Kemudian juga menindaklanjuti dengan cepat apabila didapatkan informasi ada warga yang terdampak akibat cuaca ekstrem.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved