BPost Cetak

Bahagianya Menjadi Guru Bila Kerjanya Hanya Mengajar

"COBA kalo guru kerjanya hanya mengajar, betapa indahnya menjadi seorang guru,”

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/istimewa
M. Fakhruddin Al-Razi, Magister Psikologi Lulusan UNY. 

Oleh: M. Fakhruddin Al-Razi, Magister Psikologi Lulusan UNY

BANJARMASINPOST.CO.ID - “COBA kalo guru kerjanya hanya mengajar, betapa indahnya menjadi seorang guru,” begitulah kelakar salah satu teman saya yang sama-sama menjadi guru di suatu sekolah ketika kita sedang nyicil perlengkapan akreditasi.

Ya, dalam hati yang paling dalam, saya sangat setuju dengan celoteh teman saya itu. Betapa tidak, sungguh sangat jauh dari yang pernah dibayangkan dulu semasa kecil ketika ditanya tentang cita-cita dan kita menjawab ingin menjadi seorang guru.

Yang sering dipikirkan oleh orang-orang yang tidak berprofesi sebagai guru adalah  bahwa perkerjaan guru sekadar mengajar dan membina para siswa agar menjadi insan yang baik dan pandai. Tapi nyatanya, pikiran seperti itu hanya mewakili 50 persen, bahkan mungkin kurang dari itu bila dibanding total keseluruhan pekerjaan guru selama di sekolah.

Tidak sesimpel seperti yang dibayangkan orang, ternyata pekerjaan guru tidak hanya mengajar dan membimbing siswa saja. Ada banyak pekerjaan lain yang mungkin lebih sulit dari mengajar dan itu sangat memeras tenaga serta pikiran melebihi pekerjaan mengajar.

Yang paling bisa disebutkan dalam hal ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya administratif yang dibebankan kepada para guru. Pekerjaan administratif itu tidak hanya sesimpel mengisi absen dan jurnal mengajar saja.

Absen dan jurnal mengajar hanya secuil dari segudang tugas administratif seorang guru. Orang yang berprofesi sebagai guru tentu dapat mengerti apa yang saya maksud.

Ya, apa lagi kalau bukan perangkat-perangkat pembelajaran yang sangat rumit itu. Ada RPP (Rencana Perangkat Pembelajaran), program semester, program tahunan, silabus dan lain sebagainya yang saya rasa tidak semua guru bisa paham bagaimana cara membuatnya.

Persoalannya adalah tidak semua guru adalah lulusan fakultas pendidikan atau yang mempunyai gelar sarjana pendidikan. Bahkan yang lulusan fakultas pendidikan atau bahkan yang pernah mempelajari itu semasa bangku kuliah saja belum tentu mengerti, apalagi yang tidak pernah mempelajarinya.

Ketika itu sudah menjadi sebuah tanggungan profesi, maka mau tidak mau orang yang berprofesi sebagai guru baik yang memunyai gelar pendidikan atau tidak, mereka harus memahaminya dan menyelesaikannya.

Dengan begitu juga, maka tanggungan seorang guru semakin bertambah dan tentu akan berpengaruh pada performa mengajarnya.

Oke lah orang boleh berdalih profesionalitas adalah ketika tidak mencampurkan urusan mengajar dan urusan pribadi, tapi secara alamiah, tidak bisa dipungkiri hal itu pasti akan mempengaruhi performa dan proses mengajar guru.

Sejauh pemahaman saya yang bukan sarjana pendidikan terhadap apa itu sejumlah perangkat pembelajaran, hal itu adalah salah satu perangkat menejemen pembelajaran yang dibuat untuk mengatur proses pembelajaran dengan cara mengalokasikan waktu pertemuan dan materi serta pembuatan standar tertentu yang dijadikan patokan untuk dapat dicapai dalam proses pembelajaran. Dari itu pula muncul istilah KI (kompetensi inti), KD (kompetensi dasar), dan lain sebagainya.

Sekilas, iya tujuannya sangat baik untuk proses pembelajaran, tapi dalam kondisi lapangan, rasanya sejumlah perangkat itu malah semakin memperumit proses mengajar guru. Semakin menambah tanggungan pikiran guru. Di samping mereka harus mengajar dan memahami materi ajar agar pembelajaran menjadi lancar, mereka juga harus menyusun sejumlah perangkat pembelajaran itu sebagai sebuah tanggungan profesi.

Terlepas dari tujuannya yang memang baik, tapi bila dipikirkan kembali, perangkat pembelajaran adalah alat menejerial atau sesuatu yang membantu guru dalam mengatur pertemuan pembelajaran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved