Tajuk

Bijak dalam Berhaji

Daftar tunggu haji dibicarakan karena dari tahun ke tahun selalu bertambah panjang antreannya.

Editor: Eka Dinayanti
capture Youtube BPost
Calon jemaah haji Indonesia banyak lansia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - DI masyarakat, saat membicarakan masalah haji ada dua topik yang hangat dibahas, ongkos haji dan daftar tunggu haji.


Ongkos haji dibahas karena dari tahun ke tahun selalu naik.

Daftar tunggu haji dibicarakan karena dari tahun ke tahun selalu bertambah panjang antreannya.

Tahun 2023 ini pemerintah sudah menetapkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung peserta sebesar Rp 49,8 juta.

Sedangkan untuk tarif haji khusus pemerintah menetapkan minimal 8.000 dolar AS atau Rp 123,2 juta per orang.

Mahal kah tarif haji yang ditetapkan pemeritah itu? Jawabannya sangat beragam, tergantung kondisi keuangan masing-masing.

Namun yang jelas masyarakat, khususnya umat Islam, harus bijak menyikapi ongkos haji yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Salah satu bijak di sini adalah jangan memaksakan diri.

Memaksakan diri ada bermacam ragam aksinya.

Ada yang berutang ke lembaga keuangan atau sejenisnya dengan risiko menanggung bunga pinjaman.

Ada yang menjual sawah dengan risiko tidak punya lagi punya mata pencaharian.

Apa pun macam ragam tindakannya semua yang sifatnya memaksanakan dirinya biasanya selalu berujung tidak baik.

Begitu juga dengan daftar tunggu haji.

Jangan juga memaksakan diri, semisal menyogok sani-sani untuk bisa cepat berangkat haji.

Atau minta ‘surat sakti’ seorang petinggi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved