Ekonomi dan Bisnis
Empat Jenis Cabai Rawit di Pasaran di HST Beradu Harga, Ini Rinciannya
Jadi bahan pokok yang selalu dicari masyarakat di Pasaran, membuat harga kebutuhan pokok jenis cabai selalu berubah-ubah
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Jadi bahan pokok yang selalu dicari masyarakat di Pasaran, membuat harga kebutuhan pokok jenis cabai selalu berubah-ubah.
Terbaru, pantauan Banjarmasinpost.co.id, sabtu, (26/10/2024), di Pasar Keramat Barabai, harga kebutuhan pokok yang mengalami perubahan yakni cabe.
"Dari enam jenis cabe, harga yang mudah berubah itu adalah jenis cabai rawit," ujar seorang pedangang cabe, Nur Lian.
Nur mengatakan bahwa harga cabai per hari ini, untuk cabai merah besar minggu lalu berada di harga Rp. 32.000 dan minggu ini naik menjadi Rp. 35.000.
Baca juga: Direkrut Harga Rp40 M: Arsenal Raih Keuntungan Besar Jual Kartu As Istimewa dan Untung 1.150 Persen
Baca juga: Harga Bawang Merah di Kalsel Semakin Bersahabat, Kini Dipatok Rp 22 ribu Per Kg
Baca juga: Harga Emas Melemah Tipis, Tren Pembelian Meningkat dari Investor di Banjarmasin
"Untuk harga cabai merah keriting juga sama. Minggu lalu harganya Rp. 22.000. Minggu ini naik diharga Rp. 30.000," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa sedangkan untuk cabai rawit umumnya berubah.
"Rawit Lokal turun dari Rp. 50.000 menjadi Rp. 45. 000, Rawit Hijau juga turun dari Rp. 40,000 menjadi Rp 30,000," bebernya.
Ia mengatakan untuk Rawit Taji naik dari Rp. 30,000 menjadi Rp. 35.000 dan Rawit Tiung turun dari Rp. 35,000 menjadi Rp. 30.000.
Tak hanya soal harga cabe, harga daging ayam juga mengalami perubahan khususnya harga daging ayam kampung yang berubah dari Rp. 55.000 menjadi Rp. 50.000. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
Samoto Center Hadirkan Perlindungan, Kestabilan Alat Elektronik Dan Energi Terbaru |
![]() |
---|
Rokok Tanpa Cukai Makin Masif, Rugikan Negara Rp9 triliun |
![]() |
---|
DJPb Kalsel Gelar Lelang Serentak Harat Banar, Begini Rincian Lot dan Nilainya |
![]() |
---|
H+3 Iduladha Warung Makan Masih Sepi, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Provokasi Pasar hingga Jualan Rumah Kian Laku, Begini Penjelasan Andy Kesuma Natanael |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.