Tajuk
Waspada Cuaca di November
Hujan deras disertai angin kencang, tembok di area parkir Kantor Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalsel roboh
BANJARMASINPOST.CO.ID - CUACA buruk makin sering terjadi di pengujung musim kemarau saat ini. Hujan deras yang tiba-tiba turun saat sebelumnya cuaca terik menjadi pertanda.
Bahkan pada Kamis lalu, akibat hujan deras disertai angin kencang, tembok di area parkir Kantor Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalsel roboh.
Akibatnya dua unit kendaraan roda 4 dan satu roda tiga mengalami kerusakan. Beruntung kejadian tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa
Kejadian cukup mengejutkan juga terjadi di Kabupaten Tanahlaut. Dimana sebuah pohon tumbang dan menimpa sebuah mobil minibus jenis Daihatsu Luxio warna hitam yang parkir di tepi jalan raya Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang.
Akibatnya sebagian atap mobil tersebut ringsek parah bekas tertimpa dahan pohon yang secara mendadak patah akibat embusan angin kencang. Beruntung pada kejadian tersebut penumpang selamat dan tak mengalami luka-luka.
Hal serupa juga terjadi di Banjarmasin beberapa waktu lalu, akibat hujan deras disertai angin kencang beberapa pohon yang berada di pusat kota, tepatnya di Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin Tengah roboh.
Pohon penghijauan yang ada di pinggir jalan tiba-tiba ambruk ke jalan dan sempat mengenai seorang warga,
Masyarakat Banua masih harus waspada. Sebab memasuki November 2024, hujan lebat masih akan terjadi di Kalimantan Selatan.
Berdasarkan data BMKG Kalsel, ada anomali di Samudera Pasifik yang menunjukkan kondisi melewati batas ambang La Nina, tetapi masih 1 dasarian sehingga masih bisa dikatakan kondisi masih ENSO netral.
Namun masyarakat harus tetap waspada karena di bagian barat dan selatan Kalimantan Selatan akan ada peningkatan hujan. Apalagi jika cuaca buruk terjadi saat sedang berkendara.
Lebih baik menepi atau menghindari lokasi-lokasi yang banyak terdapat pohon-pohon. Hal ini guna mencegah hal yang tak diinginkan seperti pohon tumbang menimpa kendaraan kita.
Selain itu kita berharap pihak terkait seperti dinas lingkungan hidup juga memerhatikan kondisi pohon-pohon untuk penghijauan yang ada di sepanjang jalan.
Jika pohon-pohon penghijauan tersebut terkesan rapuh atau kurang kokoh hendaknya dipotong untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Tetap waspada saat hujan deras dan angin kencang yang berpotensi terjadi di bulan ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Tajuk-Mudik-Bijak.jpg)