Kolom

Semangat Haul

Tak lama lagi akan dilaksanakan Haul Guru Sekumpul atau haul KH Zaini bin Abdul Ghani , warga Martapura dan khususnya Kalsel semangat menyambutnya

Editor: Irfani Rahman
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda).
Suasana Haul Guru Sekumpul tahun 2024 silam 

BANJARMASINPOST.CO.ID - TAK terasa umat muslim bakal memasuki bulan Rajab 1446 Hijriah. Momen awal rajab selalu dinantikan warga Kalimantan Selatan khususnya. Tepatnya 5 Rajab adalah peringatan haul KH Zaini bin Abdul Ghani  atau akrab disapa Guru Sekumpul.

Tahun 2024 atau 1446 Hijriah kali ini menjadi peringatan haul ke-20. Berbagai persiapan sudah dilakukan menyambut haul ulama besar asal Martapura Kalimantan Selatan ini. Bukan hanya warga Kalsel, umat muslim seluruh Indonesia hingga dunia menyambut gembira Haul Guru Sekumpul.

Panitia pun sudah memberikan peringatan agar acara haul bisa dilaksanakan dengan khusyuk. Bukan sekadar peringatan yang dilakukan rutin.

Dibalik acara Haul Guru Sekumpul banyak makna positif dan suri teladan yang bisa diambil. Lihat saja semangat gotong royong umat muslim. Kayu bakar dikirimkan dengan gratis oleh warga dari pelosok daerah. Dikirim sejak beberapa bulan sebelumnya.

Tak hanya itu, rumah penduduk dan fasilitas kantor maupun penginapan banyak digratiskan bagi jemaah haul yang datang. Makan dan minum pun dijamin bagi mereka. Belum lagi transportasi gratis disediakan bagi mereka yang lokasinya jauh dari Sekumpul.

Kerjasama dan semangat gotong royong yang luar biasa ini menjadi momen yang selalu dinanti setiap tahunnya dan tentu menjadi pengingat agar kita selalu kompak. Apalagi negeri ini baru saja melaksanakan Pilkada serentak.

Hendaknya perbedaan pilihan yang ada sebelumnya, tidak membuat bermusuhan atau renggang. Sudah saatnya bersatu dan saling bantu.

Momen haul juga hendaknya jadi pembelajaran bersama. Betapa indahnya kebersamaan, indahnya bila semua saling bantu, dan betapa indahnya negeri ini tanpa ada kekerasaan, melainkan hanyut dalam suka cita bersama.

Terpenting lagi tujuan haul jangan sampai ternoda. Jemaah haul hendaknya juga tetap menjaga keamanan bersama. Mulailah dari diri sendiri untuk memperhatikan barang-barang bawaan.

Jangan berpakaian dan menggunakan perhiasan mencolok mengundang tindak kriminal.
Ikuti aturan ditetapkan panitia. Termasuk mari jaga kebersihan bersama. Datang dalam keadaan bersih, pulang pun hendaknya juga dalam keadaan bersih.

Bila setiap jemaah masing-masing membuah sampah ke tempat yang disediakan, tentunya tak merepotkan petugas kebersihan dalam bekerja.

Bagi yang punya riwayat penyakit, juga hendaknya membawa obat-obatan sendiri yang diperlukan sehingga bisa mengikuti acara haul sesuai harapan. Meskipun petugas kesehatan dan posko disediakan panitia.

Semoga pelaksanaan haul ke-20 Guru Sekumpul berjalan dengan baik dan berkah pun didapat, amiin ya rabbalallamiin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved