Sukses Story

Penuh Integritas Jaga Netralitas

Prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan dampak dari konsistensi kita dalam memberikan kebermanfaatan bagi orang lain

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
Banjarmasin Post
Yusuf Riadi Lazuardi, ASN Pemkab Banjar 

Apa perasaan saat kembali dipercaya menjadi Duta Korpri Kalimantan Selatan 2025-2026?
    Perasaan saya tentu campur aduk antara rasa syukur yang mendalam, kerendahan hati, sekaligus tanggung jawab yang besar. 

Dipercaya mengemban amanah sebagai Duta Korpri Kalsel periode 2025-2026 merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa bagi saya pribadi maupun bagi instansi saya.

Nilai atau prinsip apa yang dipegang, sehingga mampu meraih pencapaian tersebut?
    Prinsip utama yang senantiasa saya pegang teguh adalah perpaduan antara integritas, totalitas dalam pengabdian, dan semangat pembelajar sepanjang hayat. 

Saya meyakini, setiap amanah, baik sebagai pustakawan maupun Duta Korpri, harus dijalankan dengan kejujuran dan dedikasi yang melampaui standar tugas rutin serta selalu berlandaskan pada nilai-nilai dasar ASN Berakhlak. 

Bagi saya, prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan dampak dari konsistensi kita dalam memberikan kebermanfaatan bagi orang lain dan keberanian untuk terus berinovasi di tengah keterbatasan. 

Dengan menjaga kerendahan hati untuk selalu belajar dari siapa pun dan tetap santun dalam berinteraksi, saya sangat yakin, kepercayaan dan pencapaian akan datang sebagai bentuk tanggung jawab untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi daerah dan bangsa.

Menurut Anda, apa makna menjadi Duta Korpri bagi seorang ASN?    
    Bagi saya, menjadi Duta Korpri bukan sekadar tentang gelar seremonial atau atribut yang melekat, melainkan sebuah manifestasi dari tanggung jawab moral untuk menjadi Wajah dan Jantung bagi organisasi profesi ASN. 

Ada tiga makna mendalam yang saya hayati dalam peran ini, pertama, sebagai role model atau Teladan Profesionalisme. 
Seorang Duta Korpri harus mampu menerjemahkan nilai-nilai dasar BerAKHLAK ke dalam perilaku nyata sehari-hari. Kami diharapkan menjadi standar hidup bagaimana seorang ASN bekerja dengan penuh integritas, menjaga netralitas, dan memberikan pelayanan yang melampaui ekspektasi masyarakat.

Kedua, sebagai Jembatan Komunikasi dan Inspirasi. Makna ini sangat penting untuk meruntuhkan sekat birokrasi yang kaku. Kami berperan sebagai penggerak semangat bagi rekan-rekan sesama ASN agar bangga melayani bangsa. 
Dalam konteks saya sebagai pustakawan, ini berarti menginspirasi rekan sejawat, setiap bidang profesi memiliki ruang yang luas untuk berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Ketiga, sebagai Agen Perubahan atau Agent of Change. Menjadi Duta Korpri berarti memiliki komitmen untuk membawa napas baru yang lebih modern, adaptif dan inovatif dalam tubuh organisasi. 

Kami bertugas memastikan, Korpri tetap relevan dengan perkembangan zaman, mampu menjawab tantangan digital, namun tetap teguh pada komitmen pengabdian kepada masyarakat dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Siapa sosok yang paling berpengaruh dalam perjalanan karier Anda?
    Dalam perjalanan karier saya, sosok yang paling berpengaruh adalah kedua orangtua saya. Beliau berdua adalah guru pertama yang menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan pentingnya pendidikan. 

Dari keteladanan merekalah saya belajar, pekerjaan apa pun yang kita pilih harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan niat untuk memberi manfaat bagi orang banyak. 
Doa dan restu mereka adalah kekuatan utama yang menyertai setiap langkah saya, termasuk saat saya memutuskan untuk mengabdi sebagai ASN Pustakawan.

Jika orangtua adalah peletak pondasi karakter saya, maka istri saya adalah sosok pendukung utama (support system) yang menjadi sumber kekuatan dan ketenangan dalam menjalani dinamika karier saya sehari-hari. 

Beliau adalah orang yang paling memahami pengorbanan waktu dan pikiran yang saya berikan, baik saat menjalankan tugas di Dinas Perpustakaan maupun saat mengemban amanah sebagai Duta Korpri yang sering kali menuntut mobilitas tinggi.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved