Tribun Smart

Kolaborasi dan Inovasi Majukan Pendidikan

Dengan latar belakang pendidikan dari ULM dan UT, Ika Ramandha Pratiwi ingin terus berkontribusi di bidang pendidikan.

Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Ika Ramandha Pratiwi 

Ika juga Tim Pengembang Inovator Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Disdik Tabalong sejak 2022.

Tak hanya itu, ia juga melanglang buana ke berbagai negara dalam kaitan dunia pendidikan, yaitu Delegasi Youth Innovation Forum of 3 Countries: Singapore, Malaysia, and Thailand oleh Global Youth Action pada 2023.

Delegasi ke Sunway University Malaysia dengan fokus study SDGs Innovation pada International Forum masih di tahun 2023. Dan Delegasi Bencmarking study di  National Technology University di Singapura juga di tahun 2023. 

Terkait prestasinya, Smsebagai Inovator Pendidikan, Ika mengembangkan inovasi dalam bidang pendidikan yang berfokus pada pengembangan pelayanan publik pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah. 

"Aplikasi Si Langkar atau Sistem Informasi Kenaikan Gaji Berkala Guru secara Online, merupakan Inovasi pertama yang kami unggulkan sebagai inovasi dalam hal pelayanan publik pendidikan dengan sasaran adalah guru," papar Ika.

Inovasi yang dikembangkan secara online ini sangat membantu guru dalam usul kenaikan gaji berkala tanpa harus meninggalkan sekolah dan jam pelajaran karena bisa diakses di mana saja dan kapan saja selama ada jaringan internet.

Sebagai tim pengembang inovator pendidikan di Kabupaten Tabalong yang di-SK-kan oleh kepala dinas dan kepala daerah, Ika Ramandha Pratiwi bersama tim dari Bapperida Kabupaten Tabalong, Bidang Penelitian dan Pengembangan, memberikan bimbingan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan inovasi pendidikan berdasarkan pada masalah yang ditemui dari satuan pendidikan masing-masing. 

"Inovasi pendidikan ini merupakan inovasi baik yang berbasis digital maupun inovasi program yang mengarah pada perbaikan kualitas akses pendidikan, peningkatan mutu pendidikan, serta pembangunan karakter siswa," papar Ika.

Hingga saat ini tercatat sekitar 52 inovasi dalam bidang pendidikan. Dimana inovasi ini mereka ikutkan dalam ajang Innovation Government Award (IGA) yang di selenggarakan oleh Kemendagri setiap tahunnya.

Dalam hal pengalaman menjadi delegasi dalam forum internasional di Singapura, Malaysia, dan Thailand, forum ini memberinya kesempatan bertemu dengan orang-orang hebat yang sebagian besar adalah anak-anak muda dari berbagai macam latar pendidikan dan keilmuan. 

"Mereka membuat suatu inovasi berdasarkan latar pendidikan dan keilmuan masing-masing dengan memperhatikan 17 Tujuan pembangunan Berkelanjutan," jelas Ika.

Sedangkan kegiatannya di Sunway University yang merupakan salah satu universitas bergengsi, juga mengintegrasikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB ke dalam semua aspek operasinya, termasuk penelitian, pengajaran, dan keterlibatan masyarakat, melalui program seperti kursus wajib tentang keberlanjutan, proyek penelitian multi-disiplin, dan inisiatif operasional kampus seperti penggunaan energi bersih dan program sukarela untuk mahasiswa. 

"Universitas ini juga mempromosikan kemitraan dan advokasi melalui pusat-pusat penelitiannya seperti Jeffrey Sachs Center on Sustainable Development dan berpartisipasi dalam jaringan regional dan global untuk mencapai tujuan pembangunan global," papar Ika.

Universitas ini juga telah mendapatkan pengakuan global karena komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan, yang membuktikan pendekatan holistik dalam pendidikan. 

Tentu saja pengalaman ini sangat menunjang apa yang ia tekuni saat ini yaitu dalam mengintegrasikan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk peningkatan kualitas akademik serta mendorong kolaborasi global, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah khususnya pendidikan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved