Berita HSU

Lapas Amuntai Musnahkan 27 Jenis Barang Bukti Hasil Razia. Ternyata Handphone Paling Banyak

Dari data yang diperoleh banjarmasinpost.co.id, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 27 jenis barang yang terlarang bagi penghuni lapas.

Lapas Amuntai Musnahkan 27 Jenis Barang Bukti Hasil Razia. Ternyata Handphone Paling Banyak
banjarmasin post group/ dony usman
Pemusnahan barang bukti hasil razia di Lapas Amuntai, HSU, Kamis (14/2/20109) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pemusnahan barang bukti hasil temuan dan penggeledahan kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dilakukan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Amuntai, Kamis (15/2/2019).

Dari data yang diperoleh banjarmasinpost.co.id, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 27 jenis barang yang terlarang bagi penghuni lapas.

Barang bukti tersebut terkumpul dari hasil kegiatan yang dilakukan mulai September 2018 sampai dengan Januari 2019.

Adapun jenis barang yang dimusnahkan diantaranya paling banyak adalah handphone yang jumlahnya 103 buah, baik jenis android atau yang biasa.

Juga ada, charger, baterai, headset, kipas angin mini, stop kontak, kabel, kartu domino, sikat gigi, sendok stainless, tali hasil anyaman sarung.

Baca: NEWSVIDEO : 103 Handphone Barang Sitaan Hasil Razia di Lapas Amuntai Dimusnahkan

Kemudian, obat Komix, obat paramex, obat CTM, obat Mixagrip, obat generik, ikat pinggang, pisau, gunting, pemotong kuku

Kaleng bekas susu, besi bekas pahat, bekas besi plat, cermin, botol kaca, botol bong alat isap sabu dan pematim api gas.

Sementara itu, untuk memusnahkan barang bukti temuan itu, petugas lapas melakukan dengan cara membakarnya di dua tempat bekas drum yang ada di halaman depan lapas.

Selain dengan cara membakar, sebagian dari handphone juga dimasukan dalam kotak kaca yang digembok.

Tujuannya, handphone yang ada di dalam kotak kaca itu ditaruh di tempat yang bisa dilihat pembesuk agar mereka mengetahui larangan penggunaan handphone bagi warga binaan.

Kepala Lapas Amuntai, Mohammad Yahya, menyampaikan, semua barang bukti yang dimusnahkan ditemukan berada di kamar warga binaan.

Baca: Usai Diberi Arahan Anti Narkoba, Tiba-tiba Semua Pegawai Lapas Amuntai Jalani Tes Urine

"Kita setiap bulan paling tidak delapan kali. Ini yang terkumpul dari bulan September 2018 sampai Januari 2019," katanya.

Penemuan benda terlarang ini hasil pemeriksaan jeli yang dilakukan petugas yang bisa menemukan dari tempat penghuni menyembunyikan.

"Ada yang di atas plafon, ada yang di bawah bantal dan lainnya, tapi semua bisa ditemukan petugas kita," ungkap Yahya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved