Berita Banjarbaru

Megaproyek Pengembangan Bandara Baru Syamsudin Noor Dapat Catatan Dari Staf Ahli Kepresidenan

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Febry Calvin Tetelepta memantau pengembangan Bandara Syamsudin Noor.

Megaproyek Pengembangan Bandara Baru Syamsudin Noor Dapat Catatan Dari Staf Ahli Kepresidenan
istimewa/Foto Humas Satker PPBDJ
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Febry Calvin Tetelepta. 

BANJARMASIN POST.CO ID, BANJARBARU - Megaproyek pengembangan bandara baru Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru mendapat catatan khusus dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Febry Calvin Tetelepta.

Selasa, (2/4), secara langsung staf Kepresidenan tenaga ahli utama kedeputian bidang pengendali, pembangunan, monitoring dan evaluasi program prioritas ini meninjau dan melihat perkembangan Megaproyek itu.

Kedatangan Tenaga Ahli Utama juga untuk memantau langsung progres pengembangan bandara.

Baca: Bupati HSS Safari Rajab Pertama di Pasar Nagara, Daha Selatan

Baca: Live Supersoccer TV! Live Streaming Garuda Select Vs Brighton & Hove U-18 di Inggris, Cek Link TVRI

Baca: Caleg PSI Ini Dijebloskan Penjara, Gelapkan Uang Koperasi Rp 800 Juta

Baca: Baim Wong Diusir Seorang Kakek, Suami Paula Verhoeven Dituduh Ambil Duit Masjid, Ternyata

"Bandara Syamsudin Noor ini merupakan Program Strategis Nasional (PSN) yang penting, karena merupakan pintu masuk bagi Kalsel apalagi statusnya internasional," kata Febry.

Kedatangan pihaknya memang harus dilakukan untuk memantau sekaligus mengendalikan program prioritas pimpinan negara.

"Makanya kita harus pastikan dan pantau langsung sesuai instruksi pak Presiden," kata Febry.

Setelah melihat secara langsung, pihaknya juga optimis bahwa pengerjaan proyek bandara bisa diselesaikan sesuai dengan target yang sudah ditentukan.

"Harus optimis dan bisa segera diresmikan sesuai dengan target yang sudah ada," tegasnya.

Pada kunjungan itu, Febri didampingi Pimpinan Produksi Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Dadang Dian Hendiana dan General Manager PT Angkasa Pura I Syamsudin Noor, Endah Preastuty.

Febry juga mencatat ada beberapa poin penting hasil dari kunjungannya tersebut. Satu diantaranya yakni terkait dengan komunikasi dan menyamakan visi antar stakeholder maupun instansi yang terkait dengan Satker Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin (PPBDJ).

"Kita melihat ada semangat dan kerja keras semuanya. Baik satker, stakeholder lain seperti PLN, PDAM dan Telkom serta Pemda di sini. Saya pikir target operasional Oktober atau November bisa tercapai," tambahnya.

Pimpinan Produksi Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Dadang Dian Hendiana mengatakan dengan adanya kunjungan itu pihaknya mendapat dorongan dan motivasi sehingga pengerjaan bisa cepat selesai sesuai dengan target yang ditentukan.

"Kedatangan staf ahli itu ingin melihat perkembangan pembangunan apakah ada kendala atau tidak. Ada catatan yang memang sangat membantu pihak kita," katanya.

Baca: UNBK 2019, MAN 5 Marabahan Batola, Kuatirkan ini

Baca: Semua Unit di Rusunawa Teluk Kelayan Ternyata Sudah Diisi Fasilitas, Begini Gambaran Ruangannya

Progres Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dikatakannya terhitung 24 Maret 2019 terus menunjukkan progresnya.

Untuk progres paket I gedung terminal saat ini pekerjaannya sudah mencapai 47,569%. Sementara progres paket II yang meliputi pengembangan fasilitas penunjang pekerjaannya saat ini diangka 75, 753%. Untuk total keseluruhan progres yaitu 58,980 %.(banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved