Berita Kalteng

Lahan Sawit Terbakar, Polda Kalteng Proses Hukum 15 Perusahaan, Lakukan Ini Bersama Tenaga Ahli

Polda Kalteng memproses perusahaan sawit yang lahannya terbakar. Mereka melakukan olah TKP lokasi yang terbakar

Lahan Sawit Terbakar, Polda Kalteng Proses Hukum 15 Perusahaan, Lakukan Ini Bersama Tenaga Ahli
Dari Polda Kalteng untuk BPost
Petugas saat melakukan olah tkp dilahan korporasi yang terbakar di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Polda Kalteng serius dalam memproses hukum kebakaran lahan di 15 korporasi PBS Perkebunan Kelapa Sawit yang ada di Kaimantan Tengah.

Polisi membawa tenaga ahli dari KLH dalam melakukan olah tempat kejadian perkara kebakaran lahan perkebunan.

Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) bagian Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Kalteng, Kamis (19/9/2019) melakukan olah TKP pada PT Palmindo Gemilang Kencana dengan posisi PBS di Sebangau, Kota Palangkaraya.

"Saat ini kami masih dalam tahap pengumpulan sampel, dengan membawa tenaga ahli dari KLH untuk membantu dalam melakukan pengungkapan kebakaran lahan di lokasi korporasi. Ini untuk mengungkan tindak pidana terhadap kebakaran di kawasan konsesi korporasi," ujar Irwasda Polda Kalteng, Kombes Pol Benone Jesaja Louhenapessy.

Baca: Didenda Rp 50 Juta, BTS Liar di Desa Sungai Punggu Akhirnya Bayar ke Pemkab Batola

Baca: Remaja Putri Ini Disekap dan Diperkosa Selama 4 Hari di Rumah Kosong, Kasus Terungkap Karena Ini

Baca: Digerebek di Rumah di Sungai Pandan HSU, Pelaku Ini Kedapatan Simpan 15 Paket Sabu

Baca: Anang Hermansyah & Ashanty Liburan ke Afrika Selatan, Simak Tips Perjalanan Asyik di Benua Afrika

Dikatakan dia, perusahaan tersebut dapat izin 1000 hektare lebih, namun 200 hektare diantaranya terbakar, ini yang sedang diselidiki polisi sehingga membawa tenaga ahli dari KLH untuk membantu untuk mengungkap kebakaran lahan di perusahaan tersebut dengan mengumpulkan sampel untuk diteliti.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih dalam tahap pengumpulan sampel terkait kebakaran di kawasan PT Palmindo Gemilang Kencana yang saat ini statusnya dalam tahap penyidikan.

"Kami belum menetapkan tersangka, karena masih dalam tahap penyidikan dan penyelidikan," ujarnya.

Irwasda mengungkapkan dari 15 korporasi yang lahannya diduga terbakar, berada pada sembilan daerah di Kalimantan Tengah dan pihaknya masih melakukan tahap pengumpulan sampel dan penyelidikan, tentunya dengan bantuan tenaga ahli untuk mengungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Tipiter AKBP Manang Soebekti, mengatakan, saat ini proses penyidikan sudah berjalan selama satu bulan.

Petugas saat melakukan olah tkp mengambil sempel dilahan korporasi yang terbakar di Palangkaraya.
Petugas saat melakukan olah tkp mengambil sempel dilahan korporasi yang terbakar di Palangkaraya. (Dari Polda Kalteng untuk BPost)

"Hari ini kami datangkan tenaga ahli dar Lingkungan Hidup untuk melihat proses kebakaran lahan yang terjadi di korporasi ini, setelah selesai gelar perkara akan ditetapkan pengusaha dan korporasinya, ini dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Baca: Menpan RB Ajak Millenial Kampus Gunakan SPAN Lapor, Grab Pun Ikut Dukung SPAN Lapor!

Baca: Keanehan Insta Story Nikita Mirzani Bikin Ivan Gunawan Sakit? Teman Ayu Ting Ting Dirawat di RS

Baca: Lagi Asik Lakukan Ini, Dua Pasangan Bukan Suami Isteri Terjaring di Kos-kosan Kota Banjarbaru

Sementara itu, Kepala Pengawas Kebun PBS PT Palmindo Gemilang Kencana Kota Palangkaraya, Agus, membenarkan, lahan perkebunan mereka terbakar sejak awal bulan sembilan lalu, namun itu rembetan dari kebakaran lahan di sekitar PBS.

"Saat lahan terbakar kami juga sudah berusaha memadamkan, bahkan hingga minta bantuan Helikopter Water Boombing, namun memang api sudah sulit dipadamkan," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved