Berita Banjarbaru

30 ASN di Pemprov Dibekali Menyusun Renstra, Ini Tujuannya

Sebanyak 30 peserta ASN dari Pemprov Dibekali pelatihan penyusunan Rencana Startegi (Renstra).

30 ASN di Pemprov Dibekali Menyusun Renstra, Ini Tujuannya
Humas Pemko Banjarbaru
Ilustrasi-Wali Kota mengalungkan Tanda peserta Diklatpim IV angkatan 40 dilingkup Pemko Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 30 peserta ASN dari Pemprov Dibekali pelatihan penyusunan Rencana Startegi (Renstra).

Pelatihan ini dilakukan selama lima hari dan ditutup tadi di Aula kampus 1 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalse Kalsel, di Banjarbaru, Jumat (11/10/2019).

Kepala BPSDM Kalsel, Nisfuani mengatakan sebanyak 30 orang ini diajari penyusunan renstra dimana tenaga pengajarnya dari Widiaiswara, dan Kementerian Dalam Negeri serta Bapedda Kalsel.

"Pelatihan ini dilakukan agar ada SDM atau orang yang memahami tata cara membuat renstra dalam rangka mendukung instansi masing masing," kata Nisfuani.

Baca: Didatangi Kades dan BPD se Kecamatan Bungur, Wabup Tapin Janjikan Perbaikan Bungur-Rantau Bujur

Baca: Rezky Aditya & Citra Kirana Kompak Umumkan Hubungan, Ini Jadwal Resepsi Pernikahan Eks Irish Bella?

Baca: Atasi ISPA, Dinkes Banjar Telah Bagikan 70 Ribu Masker

Baca: Hasil Akhir Persebaya vs Borneo FC Laga Tunda Liga 1 2019, Skor Akhir Imbang Tanpa Gol

Pihak BPSDM ingin semua SDM di tiap SKPD bagus dan dalam menyusun renstra tidak ada yang melenceng dari program.

Diuraikannya, Renstra tersebut nanti diolah lagi menjadi Rencana Keinerja (Renja) kemudian diturunkan lagi dalam RKPD dan kemudian menjadi KUA PPAS.

"Setelah program itu dilaksanakan maka dijilid dalam sebuah laporan namanya Lakip dan SAKIP," kata dia.

Dia berharap dengan adanya ini bisa mendorong SDM di tiap SKPD menyusun sesuai yang diharuskan dalam RPJMD dan visi misi Kalsel, yang digagas oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

Sorenya, BPSDM, mendiklat sebanyak 120 wakil rakyat se  Kalsel, di salah satu hotel di Banjarbaru, Jumat (11/10/2019).

Orientasi gelombang ke II, diikuti 4 kabupaten/kota. Terdiri HSS dan HST masing-masing 30 orang, Balangan 25 orang dan Tanah Bumbu sebanyak 35 orang.

Baca: Krisdayanti Ungkap Hubungan dengan Aurel Hermansyah & Ashanty, Istri Raul Lemos Ucap Ini

Baca: Ranjau Sisa Perang Dunia ke II Bertebaran, Penambahan Dermaga Siring Laut Kotabaru di 2020 Terhambat

Baca: UPZ Bank Kalsel Serahkan Santunan Untuk Batita Penderita Leukimia

Sekertaris  BPSDM Kalsel, Achmad Bagiawan, mengatakan orientasi kepada anggota DPRD kabupaten/kota se-Kalsel, merupakan agenda serentak dilakukan di seluruh Indonesia.

Tujuanya pembekalan ini, agar dapat senada dengan bupati dan walikota dalam melaksanakan tugas. Baik dalam membuat perda, perencanaan daerah maupun mengelola keuangan.

“Diklat ini merupakan kewajiban anggota DPRD untuk menambah wawasan pengetahuan dalam membangun daerahnya masing-masing,” katanya. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved