Berita Kotabaru

Ranjau Sisa Perang Dunia ke II Bertebaran, Penambahan Dermaga Siring Laut Kotabaru di 2020 Terhambat

Kawasan Siring Laut Kotabaru itu masih banyak sisa ranjau perang dunia ke II zaman Jepang.

Ranjau Sisa Perang Dunia ke II Bertebaran, Penambahan Dermaga Siring Laut Kotabaru di 2020 Terhambat
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Pembangunan Sayap Siring Laut Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rencana penambahan panjang dermaga Siring Laut Kotabaru pada 2020 dan rencana pembuatan masjid apung sepertinya sulit untuk dilaksanakan.

Penyebabnya, di depan kawasan Siring Laut Kotabaru itu masih banyak sisa ranjau perang dunia ke II zaman Jepang.

Lanal Kotabaru telah menyebutkan dan menyampaikan masih banyaknya sisa ranjau  Siring Laut Kotabaru.

Bila nekat melaksanakan perpanjangan dermaga Siring Laut dan ranjau terkena gesekan, bisa menimbulkan ledakan. Sebab, posisi ranjau tersebut terdeteksi masih dalam keadaan aktif yang tertimbun 3 hingga 4 meter di kedalaman laut.

Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, Jumat (11/10/19) mengatakan Danlanal sudah menyampaikan kepadanya terkaitan kondisi ranjau. Namun, masih belum bisa memberikan penjelasn kapan akan bisa dilaksanakan pembersihan ranjau tersebut.

Baca: Tingkatkan Akses Bandara Syamsudin Noor, Pemprov Anggarkan Rp 45 miliar di 2020

Baca: Sita 12 Kg Sisik Trenggiling, Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel Tetapkan 2 Orang Tersangka

Baca: Sosok Artis Terlibat Pesugihan Diungkap Robby Purba, Teman Ayu Ting Ting Sebut Nama?

Baca: Kabar Hujan Es di Bati-bati TanahLaut Belum Jelas, Banyak Tahu Hanya Hujan Deras

Meski begitu, dia sudah memperingatkan Dinas Pariwisata agar tidak ada pembangunan. Sebelum ranjau dibersihkan. Sebab, bila nekat tentu akan sangat berbahaya.

" Terkait anggaran, kita belum tahu berapa nilainya untuk pembersihan. Sudah saya tanyakan ke Danlanal namun belum bisa menjelaskan karena yang bisa menghitung itu dari Mabesal, " kata Sekda.

Dia juga menyebutkan, saat ini masih berkoordinasi dengan bupati terkait rencana tersebut. Namun belum bisa menyebutkan kapan akan dilaksanakan.

Baca: AS Bakal Negosiasi Kesepakatan Damai dengan China, IHSG Terapresiasi ke Zona Hijau

Baca: TRIBUN JUAL BELI On Banjarmasin Post Hari Ini : Mobil Dijual, Lowongan Pekerjaan & Macam-macam Jasa

Baca: Status Karhutla Diturunkan, Hotspot Capai 125 Titik, Kepala BPBD Sebut Petani Bakar Jerami

Terpisah, Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto S, ST belum lama tadi mengatakan sudah berkoordniasi dengan pemerintah daerah. Tinggal menunggu persetujuan Bupati Kotabaru.

"Masih menunggu persetujuan bupati untuk buat surat ke Mabesal perihal permohonan pembersihan ranjau. Semua pada dasarnya setuju, hanya perlu dimatangkan lagi, " katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved