Pilkada Kalsel 2020

Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Batola Koordinasi ke Disdukcapil Soal Perekaman KTP-El

Bawaslu Batola terus berupaya melakukan koordinasi untuk memastikan data berkelanjutan dalam pengawasan daftar pemilih jelang pilkada 2020

Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Batola Koordinasi ke Disdukcapil Soal Perekaman KTP-El
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Ketua Bawaslu Batola, Rahmatullah Amin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan data berkelanjutan dalam pengawasan daftar pemilih jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur 2020 mendatang.

“Data berkelanjutan ini seputar informasi data kependudukan yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil),” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Batola Rahmatullah Amin, Jumat (11/10/19).

Menurut Amin, saat ini sangat penting mendapatkan informasi data kependudukan ini merupakan instruksi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) guna melakukan pengawasan.

Untuk itu, sambung Amin, berdasarkan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 1250/K.BAWASLU/PM.00.007/2019 tertanggal 15 Juli 2019 seluruh bawaslu di tingkat kabupaten/kota berkoordinasi dengan berbagai stakeholder guna melakukan pengawasan pemuktahiran daftar pemilih secara berkelanjutan.

Baca: Atasi ISPA, Dinkes Banjar Telah Bagikan 70 Ribu Masker

Baca: Pemkab HST Siapkan 25 Calon Dokter Program Beasiswa, Antisipasi Libur Panjang dan Lebaran

Baca: Ranjau Sisa Perang Dunia ke II Bertebaran, Penambahan Dermaga Siring Laut Kotabaru di 2020 Terhambat

Baca: Puting Beliung Rusak 9 Rumah di Kecamatan Cerbon Kabupaten Batola, Camat Segera Meninjau

Untuk memastikan hal tersebut, lanjut Amin, Bawaslu Batola juga memastikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten setempat menggunakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) pemilu 2019 sebagai bahan dasar dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Menurut dia, Bawaslu Batola belum lama ini telah berkoordinasi dengan Disdukcapil di daerah untuk mendapatkan informasi data penduduk yang telah melakukan perekaman KTP Elektronik per 1 Januari 2019.

“Data tersebut berupa data penduduk yang telah meninggal dunia, beralih status kewarganegaraan dari WNI menjadi WNA, penduduk yang belum genap berusia 17 Tahun namun sudah menikah serta penduduk yang secara administrasi kependudukan telah melakukan perubahan nama/alamat domisili,” kata Amin.

Baca: Tingkatkan Akses Bandara Syamsudin Noor, Pemprov Anggarkan Rp 45 miliar di 2020

Baca: Sosok Artis Terlibat Pesugihan Diungkap Robby Purba, Teman Ayu Ting Ting Sebut Nama?

Baca: Sita 12 Kg Sisik Trenggiling, Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel Tetapkan 2 Orang Tersangka

Selain itu, kata Amin, Bawaslu Batola telah melakukan koordinasi dengan kejaksaan negeri dan pemkab setempat guna memastikan kesiapan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2020.

“Bawaslu Batola juga memastikan hasil putusan di instansi Pengadilan Negeri (PN) apakah terdapat putusan yang mencabut hak politik penduduk di Kabupaten Batola untuk memilih,” kata Amin.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved