Berita Banjarmasin

Komisi II Dukung Upaya Pemurnian Jenis Sapi Bali di Kalsel, Ini Manfaatnya Bagi Peternak

Upaya tersebut bisa membawa manfaat besar bagi industri sapi di Kalsel, karena sapi Bali murni memiliki keunggulan berukuran lebih besar.

Komisi II Dukung Upaya Pemurnian Jenis Sapi Bali di Kalsel, Ini Manfaatnya Bagi Peternak
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Yani Helmi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dukung upaya pemurnian sapi Bali di peternakan-peternakan sapi di Banua.

Dijelaskan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Yani Helmi, upaya tersebut bisa membawa manfaat besar bagi industri sapi di Kalsel, karena sapi Bali murni memiliki keunggulan berukuran lebih besar.

Makin besar sapi tentu berkorelasi dengan makin besar pula produksi daging yang dihasilkan dari setiap Peternakan.

Menurut Yani, upaya tersebut sudah mulai dilakukan oleh Dinas Peternakan di Kabupaten Tanah Laut (Tala) sebagai lumbung sapi di Kalsel.

Hal ini diharapkannya juga dicontoh oleh Kabupaten lain di Kalsel.

Baca: Dilaporkan Warga Lewat Si Harat, Pasangan Bukan Suami Isteri Ini Diamankan Ngamar di Kontrakan

Baca: Iuran Naik 100 Persen, Dirin Pedagang K5 di Pelaihari Terpaksa Turun Kelas BPJS

"Harusnya ini juga bisa dilakukan di Kabupaten lain jika Kalsel mau serius menjadi produsen besar Sapi setidaknya seperti Bali," kata Yani.

Sudah lakukan komunikasi dengan Pemerintah Denpasar saat kunjungan kerja ke Bali, Yani nyatakan Pemerintah dan Pengusaha Sapi di Denpasar menawarkan kerjasama untuk membantu daerah lain di Indonesia kembangbiakkan sapi Bali.

Bahkan jika ingin mendatangkan sapi Bali murni untuk diternakkan di Kalsel, Dinas Peternakan di Bali siap untuk pangkas bahkan hilangkan biaya pajak untuk permudah kerjasama.

"Mereka juga kembangkan metode kawin suntik menggunakan sperma sapi jantan untuk mudahkan kembangbiakkan sapi Bali murni di daerah lain," kata Yani.

Baca: Dirazia Tak Pakai Helm, M Aini Kedapatan Bawa Sajam di Pinggang

Baca: Gaung HCPSN Kurang Membumi di Kalsel, Ini Hasil Wawancara dengan Anggota Walhi Kalsel

Namun yang dinilainya cukup menarik, Pemerintah Bali membuat regulasi yang mengatur penjualan sapi Bali eksklusif di dalam negeri dan bukan untuk ke luar negeri.

Ia optimis dengan ketersediaan lahan yang cocok dan memungkinkan dijadikan peternakan sapi di Kalsel, banyak Kabupaten lain di Banua yang berpeluang besar menjadi lumbung sapi baru bagi Kalsel dan bahkan menyangga kebutuhan daging sapi bagi Provinsi tetangga termasuk Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur nantinya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved