Breaking News:

BPost Cetak

Merasa Mampu, 900 Penerima Bantuan Mundur

Yuhani mengatakan pada 2019 ada 900 KPM yang mengundurkan diri Karena merasa mampu

Editor: Hari Widodo
BPost Cetak
BPost Edisi Minggu (22/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabupaten Tabalong saat ini memiliki 13.380 Kelurga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dalam database penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Di antaranya berupa Beras Sejahtera (Rastra) sebanyak 10 kilogram.

Pemkab pun memberikan bantuan beras sebanyak 10 kilogram untuk menambah bantuan dari pemerintah pusat.

Beras tersebut dibeli dari petani melalui Perusahaan Milik Daerah (Perumda) sehingga diharapkan juga meningkatka kensejahteraan petani.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Tabalong Yuhani mengatakan warga kurang mampu yang belum terdata di Kemensos mendapatkan bantuan dari pemkab berupa 20 kilogram beras serta satu kilogram telur.

Tidak Lagi Pimpin KPK, Agus Akan Kawal Uji Materi UU KPK

Komplain Nikita Mirzani Terkait Betrand Peto Diungkap Ruben Onsu, Putra Sarwendah Itu Bikin Begini

Eliana Tak Malu Disebut Prasejahtera, Dinsos Akan Bikin Dua Stiker

Heboh, Sosok Bercadar Lahirkan Bayi di Kamar Mandi Sekolah, Rahasiakan Pria yang Menghamili

KPM dari Kemensos bisa mengambil bantuan melalui BUMDes dengan menggunakan kartu Program Keluarga Harapan (PKH). Sedangkan KPM dari pemkab bisa langsung mengambil bantuan ke kantor desa masing masing.

Yuhani mengatakan pada 2019 ada 900 KPM yang mengundurkan diri.

“Karena merasa mampu ada yang mengundurkan diri dan ada juga perubahan data untuk yang telah meninggal atau berpindah,” ujarnya.

Sedang di Kabupaten Tanahlaut, menurut Koordinator PKH Tala, Yuni, peserta program ini di daerahnya ada 6.540 keluarga.

Ajaib, Terjun ke jurang sedalam 20 meter di Pacitan, Penumpang Minibus Ini Selamat

Duel dengan Terduga Teroris di Jambi, Anggota Densus 88 Terluka 6 Tusukan

Tergiur Tuyul Pengganda Uang, Waria Ini Tertipu hingga Setorkan Rp 20 Juta

Mereka yang mengundurkan diri karena merasa sudah bisa mandiri ada sekitar 700 keluarga. Sedangkan dari 2017 yang sudah mandiri atau tidak lagi menerima bantuan PKH ada lebih dari 1.200.

Jika ada warga yang menolak dipasangi stiker dan mundur dari program PKH, Yuni mengatakah hal itu justru bagus karena artinya ada kesadaran masyarakat untuk menolak miskin dan berusaha lebih agar menjadi mandiri. (dny/rii)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved