BPost Cetak

Tiga Pasien Diduga Terinfeksi Corona Membaik, Tetap Dalam Pengawasan

Tiga dari lima pasien, yang diduga terinfeksi virus corona dan ditangani RSUD Ulin Banjarmasin membaik.

Editor: Hari Widodo
BPost Cetak
BPost Edisi Selasa (17/3/2020), Wali Kota Banjarmasin meliburkan PAUD, SD dan SMP mulai Selasa hingga 14 hari ke depan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tiga dari lima pasien, yang diduga terinfeksi virus corona dan ditangani RSUD Ulin Banjarmasin membaik.

Kabar baik ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19, Abdul Haris Makkie, Senin (19/3/2020).

Kendati demikian, Haris Makkie, yang juga menjabat sebagai Sekda Kalsel, menyatakan kelimanya tetap dalam pengawasan dan diisolasi.

“Sekarang ada lima yang dalam pengawasan, bukan terpapar. Sudah diambil sampel darahnya untuk dikirim ke laboratorium Litbangkes,” kata Haris.

Verrell Bramasta Singgung Soal Karantina Diri Saat Wabah Virus Corona, Febby Rastanty Sentil Begini

Kekaguman Via Vallen pada Betrand Peto Diungkap, Putra Sarwendah & Ruben Onsu Disebut Begini

Tajir Melintir! Alshad Ahmad Buka Suara Soal Calon Istri, Sepupu Raffi Ahmad Ungkap Tipe Idamannya

Juru bicara gugus tugas, HM Muslim, menambahkan normalnya hasil laboratorium keluar dalam empat hari. “Karena jumlah yang diperiksa ribuan kita tunggu saja,” kata Kadinkes Kalsel tersebut.

RSUD Ulin sebagai satu dari dua rumah sakit rujukan kasus Covid-19 di Kalsel menutup pintu segala informasi terkait virus tersebut.

Wakil Direktur Medik, D. d. H Mohammad Isa, mengatakan kewenangan untuk menjelaskan kasus ini diambil-alih Dinkes Kalsel.

“Sesuai arahan dari rapat koordinasi, segala informasi terkait hal ini sekarang satu pintu yaitu melalui dinas kesehatan,” kata Isa saat konferensi pers, kemarin.

Selain RSUD Ulin, rumah sakit rujukan lainnya adalah RS Boejasin Pelaihari. Seiring dibentukanya Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel, Pemprov Kalsel mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menambah rumah sakit rujukan di daerah ini. Hal itu seiring dengan ditetapkannya status siaga darurat corona di daerah ini.

“Ya masih rencana dan masih kami koordinasikan. Setelah penetapan status siaga darurat virus corona, Pemprov Kalsel akan menambah rumah sakit lain. Rencananya kami usulkan rumah sakit Banua Enam yang sudah bersedia dijadikan tempat rujukan. Lalu, Rumah Sakit Hasan Basri di Kandangan, RSUD Ansari Saleh di Banjarmasin dan Rumah Sakit Idaman Banjarbaru,” kata Haris Makkie.

Tak hanya di Banjarmasin, Kabupaten Tanahbumbu juga heboh oleh kasus corona. Ini karena sejumlah warga di daerah ini dirujuk ke RSUD Ulin karena diduga terjangkit.

Kadinkes Tanbu yang juga juru bicara gugus tugas corona di daerah tersebu, Setia Budi, mengatakan tak bisa memberikan banyak keterangan. “ Berbicara corona, kami belum bisa memberikan keterangan soal positif atau tidaknya. Karena yang menentukan bukan dari kami tapi RSUD Ulin Banjarmasin,” katanya.

Namun dia membenarkan sudah ada tiga orang yang dirujuk RSUD Tambu ke RSUD Ulin. Pertama satu pasien orang pada Sabtu (14/3) malam dan dua orang dirujuk pada Minggu (15/3) petang.

“Satu orang lagi dari RS Marina. Jadi semuanya ada empat orang. Semuanya merupakan satu rombongan umrah. Kami juga menunggu kabar dan kita berharap tidak ada yang positif corona di Tanbu,” katanya.

Hingga Senin (15/3), jumlah kasus corona di Indonesia sudah menyentuh angka 134. Ini bertambah 17 kasus di banding sehari sebelumnya. “Ada penambahan kasus sebanyak 17 kasus konfirm positif. Rinciannya berasal dari Jabar 1, Banten 1, Jateng 1, DKI 14,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Ahmad Yurianto, di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, kemarin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved