Berita Kesehatan
Jus Buah Ternyata Bawa Masalah Bagi Kesehatan Anak, Ini 5 Alasannya
pedoman baru dari American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan orangtua untuk membatasi jumlah jus yang diminum anak-anak mereka.
Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Jus buah dengan es kebanyakan anak menyukainya. Terlebih diminum saat panas di siang hari.
Selain itu, banyak orangtua memilih memberikan jus pada anak-anak mereka, dengan pertimbangan lebih mudah dikonsumsi ketimbang buah potong.
Tetapi pedoman baru dari American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan orangtua untuk membatasi jumlah jus yang diminum anak-anak mereka.
• 7 Buah dan Sayur Tinggi Vitamin C, Cocok Jaga Daya Tahan Tubuh saat Corona
• Siapa Saja yang Bisa Dapatkan Program Padat Karya Tunai dari Jokowi di Tengah Corona
• Selain http://portal.ltmpt.ac.id, 12 Laman Ini Bisa Akses Pengumuman SNMPTN 2020
• Siapa Saja yang Berhak Dapat THR dan Gaji Ke-13 saat Corona? Ini Penjelasan Sri Mulyani
Terlebih, anak-anak yang berusia lebih kecil tidak dianjurkan minum jus sama sekali.
Berikut aturan mengonsumsi jus buah yang disarankan American Academy of Pediatrics:
1. Untuk bayi di bawah 1 tahun, jangan beri mereka jus sama sekali. Kecuali dokter anak menyarankannya.
2. Untuk balita usia 1-3 tahun, batasi asupan harian hingga maksimal 4 ons jus.
3. Untuk anak usia 4-6 tahun, batasi asupan harian antara 4 hingga 6 ons jus.
4. Untuk anak usia 7 tahun ke atas, batasi asupan harian tidak lebih dari 8 ons, dan jus sebaiknya tidak lebih dari 1 cangkir buah per hari.
Tak sedikit orangtua yang berpikir, mengonsumsi jus sama sehatnya dengan mengonsumsi buah utuh.
Padahal, tak selalu demikian. Apalagi, konsumsi jus yang berlebihan dapat menyebabkan sejumlah masalah. Berikut lima alasan mengapa konsumsi jus tak cukup baik untuk anak-anak:
1. Serat kurang
"Ketika minum jus, anak tidak akan mendapatkan serat yang ada dalam buah," kata dokter anak Karen Vargo, MD.
“Serat membantu mengatur metabolisme glukosa darah. Ketika minum jus murni, glukosa darah justru bisa melonjak, karena tidak ada serat untuk melawan semua gula dalam jus. "
Selain itu, Dr. Vargo emengaskan, serat juga penting untuk pergerakan usus yang teratur
2. Bayi tidak membutuhkan gula tambahan
"Jus tidak memiliki manfaat gizi untuk bayi di bawah satu tahun. Mereka mendapatkan semua yang mereka butuhkan dari ASI atau susu formula,” kata Dr.Vargo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-kecil-minum-jus.jpg)