Breaking News:

Berita Kesehatan

Masker Ternyata Tak Ada Efek Khusus Pada Kesehatan Gigi dan Mulut

Penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut menurut dokter gigi, Didy Adham (25), tidak memiliki efek khusus pada kesehatan gigi dan mulut

banjarmasinpost.co.id/leni wulandari
Dokter gigi Didy Adham. 

Ia menambahkan, untuk meningkatkan daya tahan tubuh, bila perlu konsumsi vitamin C juga dianjurkan.

Selain memberikan tips kesehatan rongga mulut dan meningkatkan daya tahan tubuh, ia juga menyampaikan kesehatan rongga mulut ditengah berpuasa.

"Khusus rongga mulut karena kita sedang berpuasa, alangkah lebih baiknya saat berbuka puasa dan saat makan sahur perbanyak makan makanan yang berserat, seperti buah-buahan," ucapnya.

Menurutnya, dengan menjalankan hidup sehat diatas setidaknya kesehatan rongga mulut dan kesehatan fisik acara keseluruhan akan lebih terjaga ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

Diluar penyampaian mengenai efek langsung masker bagi kesehatan rongga mulut serta tips menjaga kesehatan gigi dan mulut saat berpuasa, ia meyampaikan bahwa saat ini sesuai dengan arahan persatauan dokter gigi Indonesia (PDGI), maka dokter gigi yang membuka praktik memiliki dua pilihan dalam menangani pasien ditengah pandemi Covid-19.

Adapun surat edaran dari PDGI untuk dokter gigi tersebut yang pertama, bahwa dokter gigi harus menghentikan sementara praktik dokter gigi sampai kondisi pulih dan normal seperti semula.

Selanjutnya poin keduadalam surat edaran yang sama, apabila memang tidak memungkinkan untuk menghantikan sementara maka kegiatan praktik dokter gigi sebaiknya hanya melayani tindakan yang sifatnya dental emergency.

Penjelasan Boleh Tidaknya Sikat Gigi saat Berpuasa, Simak juga 9 Hal yang Membatalkan Puasa

Heboh Pasien Covid-19 Gigit Perawat Hingga Tertular Virus Corona di RSD Wisma Atlet

Kemudian,  wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) level 3 serta mengikuti protap yang telah diterbitkan oleh PB PDGI dan menunda tindakan/kunjungan perawatan rutin yang tidak bersifat dental emergency.

Dental emergency sendiri dipahami sebagai kondisi dimana pasien yang memiliki masalah nyeri yang tak tertahankan, gusi bengkak akibat infeksi, pendarahan yang tak terkontrol dan trauma pada gigi dan tulang akibat kecelakaan.

(banjarmasinpost.co.id/ leni wulandari)

Penulis: Leni Wulandari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved