Breaking News:

Berita Tabalong

Terjaring Satpol PP Tabalong, Dua Gepeng dan 10 Anak Punk Jalani Rapid Antigen

Operasi Satpol PP Tabalong mengamankan 10 orang anak punk terdiri dari 3 orang perempuan dan 7 orang laki-laki berasal dari luar Kabupaten Tabalong

Penulis: Dony Usman
Editor: Eka Dinayanti
satpol pp tabalong
-petugas saat menjaring anak punk dalam operasi yang dilakukan dengan sasaran gepeng dan anak punk 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Menyikapi keberadaan gelandangan pengemis (gepeng) dan anak punk, Dinas Satpol dan Damkar Tabalong menggelar razia untuk melakukan penanganan.

Ini dilakukan untuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tabalong Nomor 08 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Seperti dilakukan Kamis (10/6/2021), Satpol PP menyisir keberadaan anak punk atau anak jalanan dan gepeng di seputaran Pasar Tanjung, lampu nerah Samsat lama dan juga di Pasar Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Hasilnya, petugas menemukan ada 10 orang anak pung dan dua orang gepeng yang terjaring dalam operasi di tiga lokasi tersebut.

Baca juga: Terminal Bayangan Bakal Ditertibkan, Dishub Tabalong Sudah Sambangi Sopir Angkutan Umum

Baca juga: Operasi Yustisi Sasar Pasar Tanjung Tabalong, 13 Pelanggar Prokes Dapat Sanksi Teguran

Kepala Satpol PP Tabalong, Abdul Halim, Jumat (11/6/2021), membenarkan ada razia terkait keberadaan anak punk dan juga gepeng.

Dari operasi yang dilakukan diamankan 10 orang anak punk atau anak jalanan terdiri dari 3 orang perempuan dan 7 orang laki-laki yang rata-rata berasal dari wilayah luar Kabupaten Tabalong.

Sedangkan gepeng yang terjaring ada dua orang perempuan usia 60 dan 63 tahun berasal dari daerah Madura, Provinsi Jawa Timur.

Terhadap anak punk dan gepeng yang terjaring kemudiab dilakukan rapid test antigen yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, dengan hasil semuanya negatif.

Baca juga: BLK Kalsel Kembali Buka Pelatihan 14 Juni, Begini Cara Pendaftaran

Baca juga: Terdakwa Kasus Korupsi Pembangunan Tebing Siring di Tapin Kembalikan Kerugian Negara, ini Jumlahnya

Baca juga: Satu Hari Dua Nyawa Melayang di Pajukungan HST, Setelah Pejalan Kaki, Pengendara Tewas Ditabrak

Kemudian dengan difasilitasi Dinas Sosial Kabupaten Tabalong, anak punk dipulangkan ke daerah asalnya secara estafet, setelah Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tabalong melakukan koordinasi antar Satpol PP kabupaten lain.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved