Breaking News:

PPKM Kalsel

Disdik Kotabaru Segera Berlakukan PTM, Tak Ada Izin Orangtua, Siswa Diperbolehkan Belajar Daring

PPKM di Kotabaru turun ke level-2, membuka peluang diberlakukan Pertemuan Tatap Muka (PTM)

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kotabaru, Selamat Riyadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kabupaten Kotabaru sudah masuk dalam daftar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level-2.

Dengan masuknya ke PPKM level-2, membuka peluang Kotabaru memberlakukan Pertemuan Tatap Muka (PTM).

Rencana akan diberlakukan PTM di sekolah-sekolah di bawah Dinas Pendidikan Kotabaru dibenarkan Kadisdik Selamat Riyadi.

Menurut Selamat, terkait rencana PTM, ia sudah menghadap Bupati Kotabaru sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 yang pada prinsipnya mengizinkan PTM.

Baca juga: Kantor DPRD Kotabaru di Sebelimbingan Bakal Kembali Jadi Bangunan Terbengkalai

Baca juga: Narkoba Kalsel, Pemilik Sabu Ditangkap di Kotabaru karena Nyanyian Tersangka Narkoba

Tetapi ada ketentuannya, dalam tiga hari ke depan sekolah kembali mengumpulkan orangtua sekaligus meminta persetujuan sebagai syarat mutlak boleh belajar tatap muka di sekolah.

Untuk itu sesuai arahan Ketua Tim Gugus Tugas, dalam waktu dekat Disdik akan membuat surat edaran ke sekolah-sekolah.

Selain itu sekolah harus disemprot lagi menggunakan desinfektan.

"Penyemprotan desinfektan dalam sehari dua ini. Supaya hari Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu. Ada empat hari kesiapan sekolah," katanya kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (22/9/2021).

Dengan sudah adanya persiapan sekolah, direncanakan PTM dilaksanakan pada Senin 27 September 2021 mendatang.

Baca juga: Penemuan Mayat di Banjarmasin, Jasad Penyetrum Ikan Tertelungkup di Kolong Rumah

Baca juga: Rumah Kreatif Isna Alib Banjarbaru Latih Nelayan jadi Wirausaha Mandiri Produksi Olahan Ikan

"Jadi kesiapan sekolag dulu membenah-benahi. Walaupun sudah ada protokol kesehatan di sekolah-sekolah, seperti penyediaan sabun dan sebagainya," terangnya.

Sistem PTM kepada anak-anak yang ada persetujuan orangtua, sambung Selamat untuk SD dan SMP paling banyak lima hari selama lima jam.

Sedangkan PAUD dan TK lima hari selama dua jam.

Sementara bagi siswa yang belum ada persetujuan orangtua, tetap diberikan pelayanan belajar secara daring.

BANJARMASINPOST.CO.ID/Helriansyah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved