Tajuk

Satu Dukungan Garuda

Senin ini perjuangan Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae-yong dimulai di Piala Asia 2023

Editor: Irfani Rahman
PSSI
Timnas Indonesia 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Perjuangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia di Piala Asia 2023 dimulai. Senin (15/1), skuat asuhan Shin Tae-yong menghadapi Timnas Irak dalam laga perdananya, kemudian melawan Vietnam dan Jepang. Tampilnya Timnas Indonesia ini di Piala Asia 2023 merupakan sejarah.

Maklum, terakhir kali Timnas Indonesia berlaga di ajang terbesar di Asia itu pada 2007. Sejak pertama kali Piala Asia digelar pada 1956, Timnas Indonesia tercatat baru empat kali mengikuti kejuaraan tertinggi di bawah konfederasi AFC itu. Satu di antaranya sebagai tuan rumah bersama Piala Asia 2007 dengan Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Kala itu, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup D bersama Bahrain, Arab Saudi, dan Korea Selatan. Indonesia diperkuat Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, dan Elie Aiboy. Pada laga pertama menang 2-1 atas Bahrain, lalu kalah 1-3 dari China, dikalahkan Arab Saudi 1-2 dan tumbang dari Korea Selatan 0-1.

Kini, Timnas Indonesia tampil dengan semangat baru. Berbeda dengan 2007, kali ini skuat Garuda dihuni sejumlah pemain naturalisasi. Sejumlah pemain yang berlaga di Liga Eropa 'di-Indonesia-kan". Kebijakan ini memicu perdebatan.

Ada yang menyetujui langkah PSSI dan Shin Tae-yong dengan alasan kualitas pemain lokal yang kebanyakan bermain di Liga 1 dan Liga 2 dianggaop sulit bersaing di level Piala Asia. Mengingat levelnya juah dari Piala AFF (level Asia Tenggara).

Namun ada juga yang kontra dengan kebijakan ini. Sejumlah pihak berpendapat jika naturalisasi mematikan bakat lokal. Pemain lokal bakal sulit berkembang dan bersaing dengan penggawa berdarah campuran.

Terlepas dari itu, sebagai pendukung Timnas Indonesia, kita harus tetap mendukung perjuangan skuat Garuda di Piala Asia 2023. Ketika pemain sudah memajang lambang garuda dan merah putih di dada jerseynya, sudah selayaknya didukung.

Selain itu, kiprah Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 merupakan perdana di level Asia setelah 'menghilang'. Tentunya, kita tak bisa berharap Egy Maulana Vikri Cs bisa langsung menjuarai ajang para macan Asia itu.

Meski begitu, kita masih pantas berharap Timnas Indonesia bisa berbuat banyak di fase grup. Setidaknya, Timnas Indonesia bisa mengalahkan Vietnam yang dinilai selevel. Mari kita dukung Timnas Indonesia di tengah hiruk pikuk politik yang kian panas. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved