Erna Lisa Halaby

Visi Banjarbaru Sehat Menuju Kota Sehat 2035 

Ini kata Hj Erna Lisa halaby mengenai pilar pembangunan Kota Banjarbaru , yakni mengacu kepada kota sehat yang ikenalkan oleh WHO

Editor: Irfani Rahman
Foto Ist
Hj Erna Lisa Halaby (Ketua Yayasan Abdul Aziz Halaby) 

Sehingga, permasalahan pembangunan kesehatan perkotaan sangatlah kompleks dan saling berhubungan. Pembangunan kesehatan bukan sesuatu yang berdiri sendiri terlepas dari sistem sosial, teknologi, dan ekologi. Ketiganya saling berhubungan satu sama lain dalam lingkungan kota. 

Sejalan dengan hal di atas, paradigma sehat yang menjadi dasar pembangunan kesehatan Kota Banjarbaru akan mendorong peningkatan akses pelayanan kesehatan dengan memastikan bahwa semua orang, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi atau geografis dapat mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. 

Selama ini, terdapat ketimpangan akses pelayanan kesehatan yang disebabkan oleh kemiskinan, kurang meratanya fasilitas kesehatan, harga pelayanan kesehatan yang mahal, dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan. Tanggung jawab pemerintah Kota Banjarbaru adalah menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan primer dan rujukan untuk semua kelompok masyarakat, kaya maupun miskin.

Dimana peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan berkualitas adalah upaya untuk mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera. Dengan akses pelayanan kesehatan yang luas, semua orang dapat memperoleh pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya. 

Upaya lain yang dapat dilakukan adalah mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan, baik melalui pemberdayaan masyarakat dalam penanganan dan pencegahan penyakit, maupun melalui sosialisasi dan edukasi kesehatan yang intensif.

Meningkatkan koordinasi antara sektor kesehatan dan lainnya. Langkah ini dapat diwujudkan dengan memperkuat koordinasi antara sektor kesehatan dengan lainnya, seperti pendidikan, lingkungan hidup, dan sosial. Hal ini akan membantu memperkuat kerja sama antar sektor untuk mengatasi masalah kesehatan yang kompleks dan multidimensi. 

Meningkatkan peran fasilitas kesehatan sebagai pusat kesehatan masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan dengan memperkuat peran fasilitas kesehatan sebagai pusat kesehatan masyarakat, dengan mengembangkan program-program kesehatan yang terintegrasi dan melibatkan seluruh stakeholder terkait. 

Sementara dari sisi anggaran difokuskan pada kebijakan untuk meningkatkan pembiayaan kesehatan secara signifikan dengan cara meningkatkan partisipasi swasta dan masyarakat. Hal ini akan membantu meningkatkan ketersediaan dan kualitas fasilitas kesehatan, serta memperkuat sistem kesehatan yang berkelanjutan dan inklusif. 

Akhirnya, pemerintah Kota Banjarbaru berkewajiban menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas, modern, gratis dan atau murah, serta mudah dijangkau oleh petugas kesehatan yang kompeten. Menyiapkan sarana dan prasarana unit pelayanan kesehatan bertaraf nasional dan internasional agar pelayanan kesehatan menjadi optimal.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved