Polres Tarakan Diserang

Ini Daftar Kerusakan yang Dialami Polres Tarakan Pasca Diserang Puluhan Oknum TNI

Ini daftar kerusakan yang dialami Polres Tarakan pasca diserang puluhan Oknum TNI. Terdapat tujuh kerusakan di Mako Polres Tarakan setelah diserang

Tayang:
Editor: Edi Nugroho
DOKUMENTASI ISTIMEWA IST/tangkap layar // TribunKaltara.com
POLRES TARAKAN DISERANG -- Detik-detik mencekam saat orang tak dikenal masuk ke Polres Tarakan dan melakukan penyerangan hingga pemukulan kepada personel Polres Tarakan, Senin (24/2/2025) malam. 

Selain itu, Dansat Brimob Polda Kaltara, Danrem 092/Mrl, Danbrig 24/BC, serta Dandim 0907/ Tarakan sudah melaksanakan koordinasi intensif guna menjaga soliditas TNI dan Polri di wilayah Kalimantan Utara.

Menurut Kapendam VI/Mlw, kejadian yang melibatkan beberapa anggota Bantuan Penugasan (BP) Satgas Yonif 614/RJP di Tarakan ini, merupakan kesalahpahaman.

Ia juga menyampaikan, kejadian ini bukan merupakan peristiwa yang disengaja ataupun bersifat institusional.

“Ini murni kesalahpahaman antar individu, bukan masalah antar institusi. TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara, termasuk Kota Tarakan,” ungkapnya. 

Oknum TNI Penyerang Mako polres Tarakan Diperiksa
Dalam perkembangannya, sejumlah oknum TNI yang diduga terlibat dalam penyerangan Polres Tarakan tengah diperiksa oleh Subdetasemen Polisi Militer (Subdenpom) di Tarakan. 

Insiden ini melibatkan sekitar 20 orang berpakaian bebas. Mereka menyerang Polres Tarakan pada Senin malam.

Sejumlah anggota polisi mengalami luka-luka, dan beberapa fasilitas mengalami kerusakan. 

Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman menjelaskan, para pelaku sudah dipanggil dan menjalani pemeriksaan di Polisi Militer. 

"Sementara oknum yang diduga terlibat sudah dipanggil dan diperiksa oleh Subdenpom (Subdetasemen Polisi Militer) di Tarakan," kata Kolonel Kav Kristiyanto, Selasa.

Meski demikian, ia masih menghimpun informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan ini. 

Dikutip dari Kompas.com, Kristiyanto menyebut, jumlah pasti anggota TNI yang diperiksa serta motif di balik penyerangan masih dalam penyelidikan.

Ia menegaskan, pejabat TNI di tingkat Kodam telah berkoordinasi dengan Polda Kaltim dan Polda Kaltara untuk menangani kasus.

Kronologi Kejadian
Informasi yang dihimpun Tribunnews, pada Senin (24/2/2025) pukul 22.45 Wita, sekelompok oknum TNI tiba di lokasi menggunakan truk berwarna hijau. 

Mereka turun dan berjalan menuju mako Polres Tarakan membawa batu, kayu, dan besi. 

Lantas, mereka langsung menyerang anggota jaga, Bripda Muhammad Nur Rizky dan Bripda Rahmat Kurniawan, dengan alat yang dibawa. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved