Success Story
Ahyat: Seorang Pemimpin Mau Mendengar dan Mengayomi
Di bawah kepemimpinan H Ahyat Sarbini SHut MM yang menjabat Ketua DPD REI Kalsel masa bakti 2021-2025, geliat organisasi sangat terasa.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Organisasi pengembang perumahan terbesar di tanah air yaitu REI (Real Estate Indonesia) untuk di wilayah Kalimantan Selatan sangat aktif berkegiatan dan melakukan pembinaan terhadap anggota.
Apalagi di bawah kepemimpinan H Ahyat Sarbini SHut MM yang menjabat Ketua DPD REI Kalsel masa bakti 2021-2025. Geliat organisasi sangat terasa dan berdampak bagi anggota serta masyarakat.
Apa yang diterapkan Ahyat dalam mengelola organisasi, berikut petikan wawancaranya bersama Banjarmasin Post.
Anda banyak dipuji sebagai ketua DPD REI Kalsel yang banyak membawa kemajuan bagi organisasi, bagaimana menurut Anda?
Program-program organisasi tidak berjalan dengan baik tanpa peran serta anggota. Dan pastinya kami sangat berterima kasih kepada para senior REI Kalsel yang telah meletakan fondasi dengan baik dalam organisasi ini.
Jadi sebenarnya kami ini tinggal menjaga dan berupaya meningkatkan. Apa yang belum baik, diperbaiki. Dan alhamdulilah semua anggota mau bekerjasama mendukung kemajuan REI Kalsel.
Pastinya pula, REI Kalsel bisa maju karena saya dikelilingi oleh para pengurus yang merupakan orang-orang hebat.
Bagaimana gaya kepemimpinan yang Anda terapkan?
Prinsip saya sebagai pemimpin adalah mau mendengar, mengayomi dan memimpin sesuai koridornya.
Kita upayakan maju bersama dan terpenting adalah bagaimana pengkaderan kepengurusan bisa berjalan dan pengurusnya solid.
Tanpa kaderisasi maka organisasi akan gagal, makanya dari semula ada lima wakil ketua, sekarang ada 10 wakil ketua, jadi ketua tidak one man show, dan para wakil ketua serta yang bertanggungjawab di kompartemen bisa belajar banyak dan saling belajar.
Komunikasi yang baik pastinya diperlukan dan bergaul dengan landasan persaudaraan. Begitu denhan bisnis, perbanyak relasi sehingga dalam berbagai situasi ekonomi kita bisa melakukan strategi apakah wait and see atau bagaimana.
Bagaimana pembinaan dilakukan bagi anggota?
Profesionalisme anggota kami utamakan. Makanya kami sering mengadakan pelatihan dan pendidikan bagi anggota, baik dalam hal kemampuan bisnis, kemampuan teknis, kempuan manajerial dan lainnya.
Juga ada studi banding, sehingga anggota bertambah ilmu pengetahuan dan wawasan dan bisa meningkatkan kemampuan manajemen.
Kami juga terus berupaya menunjukan eksistensi keberadaan REI salah satunya promosi organisasi. Meningkatkan CSR, bersinergi dengan pemangku kebijakan, dengan pemerintah apalagi kepala daerah baik gubernur, bupati, wali kota, begitu juga perbankan dan stakeholder lainnya.
Apabila kembali dipercaya memimpin DPD REI Kalsel, apa yang Anda lakukan?
Sebagaimana visi dan misi saya, untuk visi menjadikan REI Kalsel sebagai organisasi terpandang, profesional, optimal dan bermanfaat bagi anggota dan masyarakat Kalsel.
Misi saya adalah bersama REI kita bisa. Implementasinya meningkatkan hubungan dengan pemerintah dan menciptakan ekosistem usaha yang berkualitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ahyat-Sarbini-dan-keluarga.jpg)