Sukses Story
Kuncinya Adalah Rasa Penasaran
Sebuah inovasi tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dari upaya untuk mencari solusi atas permasalahan
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
Dari pengalaman intensif tersebut, ketertarikan saya semakin mendalam. Saya mulai menghabiskan banyak waktu di luar jam kuliah untuk mengeksplorasi perangkat lunak Ansys secara mandiri.
Saya proaktif mengambil berbagai modul pelatihan dan ujian sertifikasi langsung dari platform Ansys. Alhamdulillah, dedikasi dan konsistensi tersebut berbuah hasil. Saya berhasil meraih berbagai sertifikasi kompetensi internasional resmi, seperti Structural Nonlinearity, Stress Analysis in Solid Mechanics, Modal Analysis, Structural Dynamics, Contact Mechanics, hingga Stresses in Pressure Vessels (yang bekerja sama dengan Cornell University).
Kuncinya bagi saya adalah rasa penasaran yang konsisten dan kemauan untuk melampaui batas kurikulum standar kampus.
Bagaimana pengalaman mengajar di SMK bisa membentuk kemampuan komunikasi dan leadership Anda?
Sangat membentuk. Pengalaman menjadi Guru Teknik Mesin di SMK Negeri 1 Magelang adalah salah satu fase yang paling mendewasakan karakter saya. Di dunia engineering, kita terbiasa berinteraksi dengan angka, mesin, dan data yang pasti. Namun, saat berdiri di depan kelas, kita berhadapan dengan manusia, para siswa dengan berbagai macam karakter dan tingkat pemahaman.
Di titik itulah kemampuan komunikasi saya benar-benar diuji dan dilatih. Saya ditantang untuk bisa menerjemahkan konsep teknis yang rumit menjadi bahasa yang membumi, sederhana, dan relevan dengan dunia anak-anak belasan tahun.
Selain itu, seorang guru pada hakikatnya adalah seorang leader. Saya belajar banyak tentang kepemimpinan praktis: bagaimana mengelola dinamika kelas, mengambil keputusan dengan cepat, menunjukkan empati, dan yang terpenting, bagaimana memotivasi generasi yang lebih muda untuk berani bermimpi besar.
Proses mengajar telah mengajarkan saya bahwa leadership sejati bukanlah tentang seberapa keras kita memberi perintah, melainkan seberapa baik kita bisa memfasilitasi dan menginspirasi orang lain.
Publikasi ilmiah apa yang paling membanggakan?
Dari beberapa tulisan yang telah saya hasilkan, karya ilmiah yang paling membuat saya bangga adalah paper berjudul Numerical and Experimental Investigation of Scaling Laws in PLA Octet-Truss Lattice Structures Under Compression Load, yang diterbitkan di Jurnal Polimesin.
Ada alasan kuat mengapa riset ini sangat berkesan bagi saya. Pertama, penelitian ini meng-combine ilmu desain mekanik mutakhir dengan teknologi manufaktur masa depan, yaitu mencetak struktur geometris yang sangat kompleks (Octet-Truss Lattice) menggunakan teknologi 3D Printing berbahan dasar PLA.
Kedua, saya tidak hanya berhenti pada simulasi angka-angka di komputer (numerik/FEA), tetapi saya juga harus memvalidasi hasil komputer tersebut dengan pengujian mesin kompresi secara nyata (eksperimental) di laboratorium.
Riset ini menjadi pembuktian nyata bahwa kita bisa menciptakan desain material yang volumenya sangat ringan namun memiliki kekuatan menahan beban yang luar biasa. Publikasi ini semacam "karya monumental" yang merangkum passion, keahlian analisis, dan dedikasi saya di bidang solid mechanics.
Adakah visi dan tujuan karier Anda ke depan?
Visi jangka pendek saya saat ini adalah terjun langsung sebagai profesional di sektor energi maupun industri manufaktur. Saya ingin mendedikasikan beberapa tahun ke depan untuk menyerap sebanyak mungkin pengalaman praktis di lapangan dan melihat langsung dinamika industri skala besar.
Di fase ini, saya juga menargetkan untuk terus memperkaya diri dengan mengambil lebih banyak kompetensi dan sertifikasi keahlian tingkat lanjut berstandar internasional.
Sedangkan untuk visi jangka panjang, mimpi besar saya adalah meramu seluruh pengalaman industri dan kompetensi tersebut untuk kembali ke dunia pendidikan.
Saya bercita-cita menjadi seorang akademisi sekaligus konsultan engineering. Saya ingin menginspirasi generasi muda, khususnya di kampung halaman saya di Kalimantan Selatan, untuk tidak takut bermimpi besar.
Saya ingin mengambil peran aktif dalam meningkatkan literasi sains dan teknologi di daerah kita, membuktikan bahwa anak daerah memiliki potensi yang luar biasa untuk menciptakan inovasi teknologi yang berdampak luas bagi masyarakat. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)
Masuk Garasi, Diagnosa Dan Utak-Atik
Walaupun kesehariannya sering berkutat dengan data, simulasi numerik, dan mesin, namun Yusri juga masih mementingkan work-life balance.
"Saya adalah penikmat olahraga luar ruangan antara lain mendaki atau hiking. Semasa kuliah, saya juga aktif dan gemar bermain baseball, bahkan pernah menjadi bendahara di UKM Baseball-Softball UNY," ujarnya.
Di luar itu, Yusri memiliki ketertarikan yang sangat mendalam pada dunia otomotif dan juga ajang balap Formula 1, karena di sanalah ia bisa melihat penerapan ilmu aerodinamika dan mekanika di level yang paling ekstrem.
"Di waktu luang, saya sering mencari ketenangan dengan mempraktikan hobi fotografi, atau sekadar masuk ke garasi untuk mendiagnosis dan mengutak-atik mesin mobil klasik, seperti mobil BMW E46 318i," tukasnya.
Kegiatan-kegiatan inilah yang menjadi sarana refreshing agar pikiran Yusri kembali segar dan kreatif saat kembali berhadapan dengan kerumitan desain engineering. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)
Biodata
Nama: Muhammad Yusri Dzal Yahya
Lahir: 22 April 2002
Usia: 24 tahun
Email: dzalyusri@gmail.com
Status: Belum Menikah
Agama: Islam
Alamat: Banjarbaru
Pendidikan :
- Master of Mechanical Engineering (M.Eng.) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, 2024-2026
- Bachelor of Mechanical Engineering Education (B.Ed.) Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, 2020-2024
Riwayat Kerja:
- Laboratory Member, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, 2024-2026
- Research Development Mechanical Engineer, Solid Mechanics Laboratory ITS, 2023
- PT Arai Rubber Seal Indonesia, Tangerang
- Guru Mechanical Engineering SMK Negeri 1 Magelang 2023
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Muhammad-Yusri-Dzal-Yahya.jpg)