Kolom

Ibu Hebat Keluarga Sehat

kita ketahui ibu yang hebat memang tidak mudah seperti membalik tangan. Namun peran ibu dalam sebuah keluarga sangatlah diharapkan

Tayang:
Editor: Irfani Rahman
Istimewa
Dr. Hj. Noorbaity, M.Pd, KB Wirawati Catur Panca Kalsel bergabung di BKOW Provinsi Kalsel 

Selain mempunyai wawasan tentang gizi, ibu hebat juga memahami seperti apa makanan sehat. Makanan sehat juga tidak harus mahal, tetapi tidak mengandung unsur-unsur yang merugikan kesehatan kita. Sejak lama dicanangkan konsep empat sehat lima sempurna di negara kita, berupa makanan pokok, lauk-pauk, sayur dan buah-buahan. Pelengkap konsep ini adalah lima sempurna yaitu susu.

Selanjutnya makanan sehat itu perlu disikapi, seperti apa sebanarnya dikatakan sehat. Apakah makanan kekinian itu pasti sehat? Tidaklah demikian kenyataannya. Misalnya makanan yang tergolong junk food. Kandungan nutrisi pada jenis makanan ini tergolong rendah. Namun tinggi kalori, lemak, gula dan garam. Hal ini berdampak buruk bagi kesehatan. Jenis makanan ini memang tersedia bebas dan mudah disiapkan (makanan cepat saji) sehingga menjadi

pilihan karena mudah didapatkan. Misalnya gorengan, makanan kemasan, minuman bersoda, dan berbagai jenis makanan manis. Selan itu mie instan, bakso instan, saus instan, sandwich, sushi dan lain-lain.

Selain jenis makanan di atas, ada pula pula masalah yang perlu disikapi, yaitu pewarna makanan. Kita melihat pada permen, sereal, minuman serbuk, es krim kemasan, saus tomat kemasan, yang umumnya menggunakan pewarna buatan.

Bahan yang berisiko pada makanan masih ada, berupa pengawet sintetik. Misalnya sodium nitrat untuk daging olahan, sulfit pada makanan kering dan buah kering, asam benzoat pada minuman ringan, buah, acar, dan lain-lain. Apalagi yang namanya formalin dan boraks berbahaya sekali. Bahan pengawet alami lebih baik dan lebih sehat, seperti garam, gula, cuka, bawang putih, kunyit dan jahe. Kandungan bahan ini anti bakteri dan anti oksidan.

Penambah rasa pada makanan juga patut menjadi perhatian, yaitu Msg (micin). Gunakanlah bahan ini seperlunya (tidak berlebihan). Tidak menggunakan bahan ini juga lebih baik. Solusinya bisa diganti dengan menggunakan gula dan garam yang pas, rasa akan menjadi gurih untuk masakan.

Keluarga Sehat

Keluarga sehat sangatlah diharapkan oleh siapa saja. Di dalamnya tentulah adanya ibu hebat yang mampu berperan dengan baik dalam keluarganya. Salah satu peran tersebut adalah tentang gizi, atau makanan bernutrisi untuk keluarganya.

Sebagaimana telah diuraikan di atas, makanan bergizi sangat penting bagi siapa saja, dan tidaklah harus mahal. Hal ini memerlukan kepedulian dan upaya orangtua, terutama ibu hebat yang selalu membiasakan keluarganya untuk makan bahan yang bernutrisi baik.

Ustadz Adi Hidayat pernah menyampaikan dalam tausiahnya bahwa apresiasi tertinggi dari Allah kepada seorang ibu, bukan hal-hal lain, selain optimalisasi seorang ibu terhadap keluarganya. Dalam hadis pun berulang-ulang menekankan pentignya status tertinggi dan penghargaan yang besar terhadap para ibu yang mengutamakan keluarganya.

Berbagai harapan yang dapat diberikan oleh ibu hebat didukung pula oleh misi atau tujuan yang dikehendaki oleh pemerintah kita melalui PKK yang menghendaki pembentukan karakter keluarga, melalui pola asuh yang sesuai dengan nilai dasar Pancasila. Selain itu meningkatkan pendidikan dan ekonomi kelauarga, memperkuat ketahanan pangan, sandang, rumah sehat layak huni serta tata laksana rumah tanggga. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved