Berita Kesehatan
Picu Penyakit Kronis Jantung dan Stroke, Simak 8 Gejala Hipertensi dan Tips Menurunkan Darah Tinggi
Penyakit darah tinggi sering tidak disadari seseorang. Padahal, penyakit ini bisa memicu komplikasi penyakit kronis seperti jantung dan stroke
BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyakit tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi sering terjadi seiring dengan bertambahnya usia.
Pola hidup tidak sehat yang dilakukan seseorang, memperbesar peluang seseorang terkena penyakit hipertensi.
Penyakit ini biasa ditandai dengan sejumlah gejala. Namun tekanan darah tinggi alias hipertensi sering kali muncul tanpa gejala. Banyak orang dengan kondisi ini tidak mengetahui kalau dirinya terkena darah tinggi selama bertahun-tahun.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014 dikutip dari Alodokter, tercatat ada sekitar 65 juta orang di Indonesia yang menderita hipertensi.
Baca: Cegah Penyakit Jantung, Radang Sendi Hingga Diabetes, Ini 10 Manfaat Rutin Jalan Kaki
Baca: Kandungan Gizi dan Manfaat Semangka Kuning dan Merah Berbeda, Ternyata Baik Bagi Penderita Diabetes
Baca: Penyakit Stroke Tidak Memandang Usia, Simak Penjelasan Tentang Penyakit Penyebab Kematian Ini
Dan secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 8 juta orang di dunia yang meninggal setiap tahunnya dan lebih dari 50 juta orang mengalami kecacatan akibat komplikasi hipertensi.
Meski gejala darah tinggi cenderung samar, namun bukan berarti penyakit ini tidak berbahaya.
Faktanya, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dengan baik dapat merusak pembuluh darah arteri, khususnya di ginjal dan gangguan penglihatan karena kerusakan retina, hingga demensia.
Tak hanya itu saja, tekanan darah tinggi juga meningkatkan risiko Anda terkena penyakit kronis seperti stroke, serangan jantung, dan berbagai masalah pembuluh darah lainnya di kemudian hari.
Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk mewaspadai gejala darah tinggi sedini mungkin. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi risiko terkena berbagai macam komplikasi penyakit ini.
Berikut gejala hipertensi yang bisa menjadi indikasi jika kamu mengalaminya :
- Sakit kepala.
- Pusing.
- Penglihatan buram.
- Mual. Telinga
- Berdenging.
- Kebingungan.
- Detak jantung tak teratur.
- Kelelahan.
Jika anda mengalami gejala tersebut, maka ada baiknya untuk memastikan adalah dengan mengukur tekanan darah anda dengan pemeriksaan tekanan darah. Tekanan darah yang normal berada di rentang angka 120/80 mmHg hingga 130/85 mmHg.
Sedangkan tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi di mana terjadi peningkatan pada tekanan darah, hingga mencapai angka 140/90 mmHg atau lebih. Tekanan darah bisa diketahui melalui pemeriksaan tekanan darah.
Jika darah tinggi terjadi pada anda maka penting bagi anda mulai menurunkan darah. Untuk menurunkan darah tinggi bisa dilakukan dengan merubah gaya hidup.
Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat merupakan cara yang terbukti ampuh menurunkan darah tinggi, baik yang ringan atau parah sekalipun. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi dari dokter untuk menurunkan tekanan darah tinggi:
1. Mengurangi asupan garam
Garam mengandung sodium (natrium) yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, sodium dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Itulah sebabnya, penderita hipertensi yang tidak membatasi asupan garam akan sulit mengontrol tekanan darahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/darah-tinggi-hipertensi_20161212_181328.jpg)