BPost Cetak

Iuran BPJS Naik, Pemkab Siap-siap Tambah Anggaran

Iuran BPJS akan naik 100 persen,sejumlah Kabupaten kota harus bersiap-siap menyiapkan anggaran baru

Iuran BPJS Naik, Pemkab Siap-siap Tambah Anggaran
BPost Cetak
BPost Edisi Kamis (5/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rencana pemerintah Presiden Joko Widodo menaikkan iuran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sempat membuat pemerintah pemerintah daerah bingung, termasuk Pemkab Banjar.

Pasalnya, Menteri Keuangan berkeinginan menaikkan iuran peserta kelas III dari Rp 25.500 per bulan menjadi Rp 42.000. Namun hal itu sepertinya belum akan diterapkan.

Jika itu dilakukan, Pemkab Banjar kesulitan menganggarkan dana tambahan iuran BPJS warga miskin.

“Pembahasan anggaran biaya tambahan (ABT) 2019 sudah selesai. Sudah disahkan pekan lalu. APBD 2020 juga sudah disahkan. Menjadi dilematis jika kenaikan iuran BPJS kesehatan itu diberlakukan,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar HM Hilman, Rabu (4/9/2019) siang.

Baca: Indonesia Vs Malaysia, Pertaruhan Kebanggaan Negara

Baca: Kebakaran Lahan Makin Menjadi, Jarak Pandang di Paringin Cuma 100 Meter

Baca: Dian Sastro Tularkan Kebiasaan Membaca Pada Anak, Ini 7 Tokoh Sukses di Dunia yang Hobi Membaca

Baca: Blokir 29 Kabupaten Dibuka, Rabu Tengah Malam Warga Papua dan Papua Barat Sudah Bisa Akses Internet

Data Dinas Kesehatan Banjar menunjukkan jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung Pemkab Banjar sebanyak 29.494 orang.

Kadinkes Banjar Ikhwansyah mengatakan total dana yang dikucurkan pada 2019 untuk mereka sebesar Rp 6 miliar.

Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS) bahkan sudah bersiap-siap menghadapi kenaikan ini. Sekda HSS H Muhammad Noor saat dikonfirmasi mengatakan Bupati H Achmad Fikry pada rapat koordinasi Rabu pagi menegaskan tetap akan menanggung iuran peserta PBI.

“Pada APBD 2019 sudah dialokasikan Rp 32,5 miliar dan diperkirakan cukup sampai 2020,” kata Noor.

Mengenai jumlah PBI yang selama ini diakomodasi menggunakan dana APBD Pemkab HSS, berdasarkan data Dinas Kesehatan HSS ada 117.899 orang. Sedangkan PBI yang diakomodasi menggunakan APBN ada 70.749 orang dan yang Non-PBI 51.912 peserta.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan HSS, Daru Priyanto, menyatakan pemkab menerapkan kebijakan BPJS Semesta. Semua warga HSS yang bersedia menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas III biayanya ditanggung pemkab. Mengenai iurannya, tiap tahun dianggarkan dalam APBD sebesar Rp 32,5 miliar.

Sedang Kadinkes Tanahbumbu, HM Damrah, mengatakan peserta PBI BPJS Kesehatan Kelas III yang ditanggung Pemkab Tanbu sekitar 33 ribu. Masih ada 129 ribu warga lagi yang memerlukan dan perlu diperhatikan.

Baca: Tetap Cantik Setelah 19 Tahun Menjanda, Ini Rahasia Penampilan Memukau Rita Sugiarto Diusia 52 Tahun

Baca: Kumpulan Kata-kata Terakhir Korban Kecelakaan Tol Purbaleunyi Sebelum Tewas, Rem Hingga Sepatu Bola

Adapun Kadinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, berharap masyarakat menjaga kesehatan. “ Apalagi di tengah kondisi saat ini, kesehatan penting untuk dijaga agar tidak sakit,” ungkapnya.

Jumlah peserta PBI BPJS Kesehatan kelas III yang ditanggung Pemko Banjarmasin saat ini 13.515 jiwa. “Anggarannya tahun ini Rp 4,146 miliar,” katanya. (roy/sah/han/ogi/gha/acm)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved