BPost Cetak
Kebakaran Lahan di Balangan Makin Menjadi, Jarak Pandang di Paringin Cuma 100 Meter
Kabut asap tipis diduga dampak kebakaran lahan masih menyelimuti Kota Paringin Kabupaten Balangan
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kabut asap tipis diduga dampak kebakaran lahan masih menyelimuti Kota Paringin Kabupaten Balangan hingga Rabu (4/9/2019) sore. B
adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan pun berencana melakukan pembagian masker di sejumlah wilayah yang terdampak.
Kepala BPBD Balangan, Alive Yoesfah Love, menerangkan kebakaran lahan kerap terjadi di daerah ini khusunya di perbatasan dan lahan gambut.
“Rencananya kami bekerja sama dengan dinas kesehatan melakukan pembagian masker. Terutama pada wilayah yang kabut asapnya tebal,” ucap Alive.
Baca: Indonesia Vs Malaysia, Pertaruhan Kebanggaan Negara
Baca: KPK Punya Banyak Agen
Baca: Dian Sastro Tularkan Kebiasaan Membaca Pada Anak, Ini 7 Tokoh Sukses di Dunia yang Hobi Membaca
Baca: Blokir 29 Kabupaten Dibuka, Rabu Tengah Malam Warga Papua dan Papua Barat Sudah Bisa Akses Internet
Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Lampihong, Batumandi dan Mantimin.
Selain itu BPBD Balangan bersama anggota Tim Satgas Karhutla lainnya terus melakukan pemadakam kebakaran.
“Dalam pencegahan dan penanganan karhutla, kami bekerja sama dengan TNI Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran swasta serta masyarakat,” jelas Alive.
Tak hanya siang, saat malam pun udara kurang sehat dirasakan di Banjarbaru mulai terasa udaranya kurang sehat. Bau asap kebakaran cukup terasa saat berkendaraan malam.
Beberapa waktu lalu, kabut asap sempat menyelimuti Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru, meski tipis.
Kabut asap juga memicu terjadinya gangguan pernapasan. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Banjarbaru, Hairul Fahmi, mengimbau warga mulai menggunakan masker.
Menyusul seringnya kebakaran lahan rawa di Daha Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang meliputi Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat, dampaknya pun dirasakan masyarakat.
Kabut asap mulai mengepung warga di kawasan rawa tersebut sekitar dua pekan terakhir, pada pagi dan sore.
“Khususnya menjelang matahari terbit, serta sore menjelang magrib, kabut mulai tebal,” kata seorang warga Daha yang menginformasikan melalui Group WA Masyarakat Daha.
Menyikapi kebakaran lahan tahunan itu, Puskesmas Pasungkan di Daha Utara, Rabu (4/9) pagi, membagikan masker gratis bagi setiap pengendara yang melintas di desa tersebut.
Kepala Puskesmas Pasungkan, Yunus, mengatakan jarak pandang hanya sekitar 100 meter. Kabut disertai bau asap cukup menyengat . “Biasanya berlangsung sampai sore hingga malam,”ungkap Yunus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-kamis-592019.jpg)