Berita Balangan

Pascakebakaran di Desa Kalahiyang Balangan, Si Jago Merah Hanguskan Beras Fitrah Keluarga Halidi

Kebakaran yang terjadi di Desa Kalahiyang Balangan membuat beras dan padi keluarga Halidi hangus

Pascakebakaran di Desa Kalahiyang Balangan, Si Jago Merah Hanguskan Beras Fitrah Keluarga Halidi
Isti Rohayanti
Keluarga Halidi terlihat mengumpulkan padi pada sisa puing-puing bangunan yang terbakar di Desa Kalahiyang, Lampihong, Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pascakebakaran di Desa Kahaliyang, Kecamatan Lampihong, Balangan, Kalsel, Minggu (15/9/2019) kemaren, beberapa warga masih melakukan penggalangan dana, Senin (16/9/2019).

Beberapa remaja terlihat berdiri di tengah jalan pada kawasan rumah yang terbakar. Terlebih ada tiga rumah yang dilahap si jago merah saat insiden yang terjadi pada siang hari tersebut.

Tenda bantuan dari Pemkab Balangan nampak berdiri di depan rumah yang terbakar. Sementara waktu, tiga kepala keluarga yang terdampak kebakaran terpaksa harus tinggal di tenda tersebut.

Warga terdampak, Halidi memaparkan insiden kebakaran tersebut. Tak ada barang yang sempat diselamatkan olehnya.

Baca: Kabut Asap Makin Parah, Anggota DPR Bambang Haryo Soroti Penanganan Karhutla di Pemerintahan Jokowi

Baca: Tiga Kendaraan Bermotor Terlibat Kecelakaan di Ruas Jalan Amuntai, Empat Orang Luka-luka

Baca: Meninggal di RSUD Dr Sutomo, Kalapas Porong Sebut Fuad Amin Mengidap Penyakit Komplikasi

Baca: NEWSVIDEO : 128 Mahasiswa ULM Terpilih Jadi Penerima Beasiswa Program IBFL Dari PT Adaro Indonesia

Bahkan beras sisa fitrah dan diberi orang turut juga terbakar. Padahal ujarnya, karena tidak bertani, beras itu lah yang setiap hari diharapkannya.

Tiga unit rumah yang terbakar masih satu hubungan darah dengan Halidi. Dua rumah lainnya merupakan rumah orangtua dan adiknya.

Pada sisa bangunan yang terbakar itu pun, terlihat para keluarga Halidi bersih-bersih di reruntuhan dan sisa bara.

Mereka nampak mengambil padi yang turut terbakar. Mengumpulkan padi yang masih bagus dan kemudian diletakan di dalam karung. Ya, padi itu milik ibu dari Halidi yang rumahnya juga terbakar.

"Iya, padinya diambil dimasukan ke karung. Bercampur batu, nanti akan diolah," ucap Halidi.

Tentunya, sejumlah bantuan juga masih berdatangan untuk Halidi sekeluarga. Terutama mereka yang memberikan atau menyumbangkan baju dan makanan. Selain itu ada pula sejumlah uang.

Baca: Prospek Investasi Properti di Banjarbaru, 200 Hektare Lahan Dijadikan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Baca: NEWSVIDEO : Gubernur Kalsel Resmikan Balai Temu Rakyat Dayak Pitap

Baca: Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal Dunia di RSUD Dr Sutomo Surabaya, Tiga Hari Dirawat

Sebelumnya pada hari kejadian, pascakebakaran tersebut, BPBD Balangan juga langsung menyambangi lokasi kejadian.

Mereka menyerahkan sejumlah bantuan yang kemudian bisa dimanfaatkan oleg warga terdampak kebakaran. Di antaranya yakni makanan, perlengkapan masak dan perlengkapan sekolah.

"Kamo berharap semoga bantuan yang diserahkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," ucap Kepala BPBD Balangan, Alive Yoesfah Love. (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved