BPost Cetak

Wakil Rakyat

Selasa 1 Oktober 2019 anggota legislatif periode 2019-2024 dilantik.Seperti biasa rakyat selalu menuntut wakilnya memperjuangkan kepentingan rakyat

Wakil Rakyat
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Hampir setengah anggota DPR dan DPD tak menghadiri sidang paripurna MPR, Rabu (2/10/2019). Dari 711 anggota DPR dan DPD, hanya 376 anggota yang hadir berdasar absensi yang dibacakan saat pembukaan sidang. Artinya 335 anggota lainnya tidak hadir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selasa 1 Oktober 2019 anggota legislatif periode 2019-2024 dilantik. Legislatif di Indonesia terdiri atas DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), DPD (Dewan Perwakilan Daerah) dan MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat). Anggota MPR terdiri atas anggota DPR dan DPD.

Seperti biasa rakyat selalu menuntut wakilnya memperjuangkan kepentingan rakyat, jujur dan tidak semata menjadi wakil parpol.

Jangan salahkan rakyat kalau mereka kecewa terhadap badan legislatif kita karena selama ini DPR memang terkesan tidak mewakili rakyat, DPD belum menunjukkan fungsinya yang nyata dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

MPR malah lagi mencari bentuk, mau jadi lembaga tinggi atau tertinggi negara.

Orang masih terbayang dengan hasil kerja wakil rakyat periode 2014-2019 di masa akhir tugasnya yang membuat negara ini gonjang-ganjing, yaitu pengesahan Revisi Undang Undang No 30/2002 tentang KPK.

Negara jadi membara, demo anarkis di mana-mana, mahasiswa menuntut Presiden agar mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) untuk menganulir UU KPK hasil revisi yang oleh banyak pihak dinilai melemahkan KPK.

Bukan hanya itu mahasiswa juga minta penundaan pengesahan RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan karena keduanya mengandung pasal yang menguntungkan koruptor.

Kalau itu demo yang murni tidak apa-apa. Tapi di manapun kekacauan pasti akan ditunggangi oleh pihak lain. Begitu pula demo penolakan Revisi UU KPK, mengapa sampai harus membakar-bakar segala.

Anehnya lagi setelah Presiden Joko Widodo menerima semua tuntutan termasuk alternatif membuat Perppu untuk mengganti UU KPK versi revisi, demonya masih terus bahkan tambah beringas, siswa-siswa SLTA juga diikut sertakan. Ini demo “mahasiswa” yang mana lagi. Benar, demo sudah ditunggangi.

Siapa yang menunggangi tidak jelas. Hanya dalam situasi karut marut sekarang petinggi Partai Gerindra Permadi mengumumkan akan turun untuk menggagalkan pelantikan Jokowi/Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wapres 2019-2024.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved