Kasus Covid 19 Indonesia

BPOM: Ivermectin Diizinkan Jadi Obat Terapi Covid-19 dalam Keadaan Darurat

Obat cacing Ivermectin disetujui jadi obat Covid-19 dalam keadaan darurat. Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)terbitkan surat edaran EUA Ivermecti

halodoc.com
Ilustrasi Ivermectin. BPOM: Ivermectin Diizinkan Jadi Obat Terapi Covid-19 dalam Keadaan Darurat 

Berdasarkan data pada Selasa (13/7/2021), total pasien positif Covid-19 sebanyak 2.615.529 orang.

Lalu, jumlah pasien yang sembuh pada hari ini menjadi 2.157.363 di seluruh Indonesia.

Dilansir Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 14 Juli 2021: Pecah Rekor! Tambah 54.517 Kasus Baru, pada hari sebelumnya, total pasien yang sembuh, yakni 2.139.601 orang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Indonesia Terus Naik, Ekspatriat Jepang, Taiwan Hingga Arab Saudi Kabur

Baca juga: Wali Kota Solo Positif Covid-19, Gibran Rakabuming : Saya Dalam Keadaan Sehat

Ada penambahan pasien sembuh sebanyak 17.762 orang.

Kemudian, total ada 69.210 orang yang dinyatakan meninggal dunia hingga hari ini.

Sementara itu, data kemarin total sebanyak 68.219 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir sebanyak 991 orang.

Penjelasan Menkes Soal Vaksinasi Individu Berbayar

Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan vaksinasi Gotong Royong Individu merupakan opsi untuk masyarakat untuk memilih vaksin tersebut atau tidak.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers virtual, Senin (12/7/2021).

“Prinsipnya pemerintah membuka opsi yang luas bagi masyarakat yang ingin mengambil vaksin gotong royong baik melalui perusahaan maupun melalui individu,” ujarnya, dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Vaksinasi Gotong Royong diperluas untuk individu, karena banyak pengusaha yang belum bisa mendapatkan akses program vaksin Gotong Royong melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

“Jadi ada beberapa misalnya perusahaan-perusahaan pribadi atau perusahaan-perusahaan kecil itu juga mereka mau mendapatkan akses ke vaksin gotong royong, tetapi belum bisa masuk melalui programnya Kadin, itu dibuka,” kata Menkes.

Ada juga beberapa Warga Negara Asing (WNA) yang sudah tinggal di Indonesia bisa mendapatkan akses ke vaksin Gotong Royong yang individu, namun akan dimulai di saat vaksin pemerintah sudah mulai masif.

Warga saat divaksinasi di Aula Makoramil Batu Benawa, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/7/2021).
Warga saat divaksinasi di Aula Makoramil Batu Benawa, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/7/2021). (PENERANGAN KODIM 1002/BARABAI UNTUK BPOST GROUP)

Budi menyebut stok vaksin bulan Juli 2021 akan ada 30 juta dosis, Agustus 2021 akan dapat 40 juta dosis, dan seterusnya 50 juta dosis.

Sehingga, benar-benar akses masyarakat yang lain akan besar.

“Sedangkan masyarakat yang ingin mengambil opsi yang lain juga tersedia, sehingga opsinya semuanya tersedia,” jelas dia.

Baca juga: Guru Terpapar Covid-19 di Tengah Pelaksanaan PTM, Begini Respon Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin

Baca juga: Guru Terpapar Covid-19, Disdik Stop PTM di SMPN 33 Banjarmasin

(*)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved