Breaking News:

Tajuk

Waspada Bencana Akhir Tahun

Pandemi Covid-19 bukan satu-satunya bencana alam mengancam Indonesia karena terdapat beberapa bencana di pengujung tahun juga mengancam masyarakat.

Editor: Syaiful Akhyar
Tribunnews.com
Ilustrasi hujan dan petir - Waspada bencana akhir tahun 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pandemi Covid-19 bukan satu-satunya bencana alam yang mengancam Indonesia, karena terdapat beberapa bencana di pengujung tahun yang juga mengancam masyarakat.

Selain dikarenakan bencana alam yang terkadang tidak dapat diprediksi, kondisi geografis Indonesia juga sangat rawan bencana alam.

Bahkan beberapa hari terakhir terjadi serangan angin puting beliung di sejumlah daerah di Kalsel yang merusak bangunan rumah dan fasilitas umum.

Dikutip dari laman resmi BMKG, Kalimantan Selatan dan beberapa daerah akan mengalami peningkatan curah hujan tinggi pada November 2021 hingga Januari 2022.

Baca juga: Beberapa Hari Penting Bulan November 2021, Hari Brimob, Hari Pahlawan Hingga Ayyamul Bidh

Baca juga: Menjadi Teror di Masyarakat dan Arahan Jokowi, Kominfo Tutup Akses 4.906 Pinjol Ilegal

Baca juga: KTT G20 di Italia Berakhir, Inilah 5 Hal yang Sempat Jadi Bahasan

Potensi curah hujan tinggi tersebut dapat menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang atau puting beliung ataupun terjadinya badai tropis.

Masih dari laporan BMKG, saat ini nilai anomali telah melewati ambang batas La Nina, yaitu sebesar -0.61 pada Dasarian I Oktober 2021.

Kondisi ini berpotensi untuk terus berkembang dan membuat warga Indonesia harus bersiap dengan kehadiran La Nina yang diperkirakan terjadi setidaknya hingga Februari 2021.

La Nina yang dalam Bahasa Spanyol berarti gadis kecil, namun dampaknya tidaklah kecil. La Nina fenomena mendinginnya Suhu Muka Laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur hingga melewati batas normalnya.

Kondisi tersebut memengaruhi sirkulasi udara global yang mengakibatkan udara lembab mengalir lebih kuat dari Samudra Pasifik ke arah Indonesia.

Akibatnya, di wilayah Indonesia banyak terbentuk awan dan kondisi ini diprediksi bisa meningkatkan curah hujan sebagian besar wilayah tanah air.

Pemerintah Daerah pun mulai siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana terutama dengan adanya potensi ancaman Badai La Nina yang biasa terjadi di bulan-bulan jelang akhir tahun seperti sekarang ini.

BPBD di beberapa daerah mulai mengintensifkan latihan tanggap darurat bencana mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir.

Namun mengantisipasi bencana bukanlah tugas pemerintah semata, masyarakat pun ikut andil membantu mencegah terjadinya bencana meluas, yakni dengan menjaga lingkungan.

Tidak membuang sampah di sungai hingga menyumbat aliran air, tidak menebang pohon hingga menyebabkan hutan gundul.

Sebelum terjadi bencana alangkah baiknya bila kita menjaga dan memelihara lingkungan terlebih dahulu, sehingga dampak bencana tidak terlalu parah, dan tidak banyak kerugian yang ditimbulkan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved