Berita Banjarmasin
Memperingati Hari AIDS Sedunia, Dinas Kesehatan Kalsel Programkan Pelayanan Melalui Puskesmas
Dinas Kesehatan Kalsel pada momen Hari AIDS Sedunia beri layanan pendampingan dan pengobatan kepada pasien HIV/AIDS di puskesmas-puskesmas.
Penulis: Mia Maulidya | Editor: Alpri Widianjono
"Karena HIV/AIDS seperti piramida, bisa saja yang terdeteksi saat ini hanyalah bagian atas piramidanya dan bagian bawahnya masih banyak yang belum terdeteksi," ujarnya.
Pengelola Program HIV merumpamakan, di RS B tidak ada pasien penyitas itu belum tentu bisa dikatakan aman. Karena siapa tau masih ada pasien yang belum terdeteksi.
"Maka semakin banyak yang cepat terdeteksi, itu malah semakin bagus karena untuk pengobatan kepada mereka segera dilakukan," tutur Riza.
Selanjutnya, dalam pendeteksian HIV tersebut pihak Kesehatan juga bergabung bersama dengan koalisi peduli HIV.
Terpisah, Koalisi Peduli HIV/AIDS Kalsel dalam membantu penyintas, melakukan pertemuan stakeholder dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia .
Baca juga: Mau Jual Hasil Aksinya, Dua Pencuri Motor di Banjarmasin Diringkus di Jalan Trans Kalimantan Batola
Baca juga: Pencuri Mesin Pompa BPK Komandan di Banjarmasin Ditangkap, Pelaku Ternyata Libatkan IRT
Sekretaris Koalisi HIV/AIDS Kalsel, Andi Hermawan, mengatakan, pihaknya mengadakan pertemuan tersebut untuk membantu para ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dalam pemberian informasi terkait jaminan pelayanan kesehatan.
"Acara tersebut turut dihadiri Dinkes Kalsel maupun Kota Banjarmasin, pasien ODHA, dan BPJS Kesehatan," imbuhnya.
Selain itu, Koalisi Peduli HIV/AIDS Kalsel terus gencar melakukan sosialisasi mengenai penangan HIV dan Aids dimulai dari sekolah, hingga lingkungan tempat tinggal.
"Melakukan sosialisasi juga melalui sekolah, turut mengedukasi HIV-AIDS. Karena diketahui bahwa penyakit HIV ini jangka waktunya lama seumur hidup," sebutnya.
Pihak Koalisi peduli HIV juga mendampingi orang-orang yang positif. Memberikan arahan kepada mereka yang positif agar tidak menularkan kepada pasangannya.
Baca juga: Tak Punya Cabang SPSI atau SBI, UMK HST 2023 Ikut UMP Kalsel
Baca juga: Rapat Penentuan UMK Tabalong 2023 Telah Dilakukan, Kadisnaker Sebut Lebih Tinggi dari UMP Kalsel
Baca juga: Kadisnakertrans Sebut UMK Tanahlaut Ikut UMP Kalsel 2023, Pertumbuhan Ekonomi Sempat Minus
"Menyosialisasikan juga para ibu yang positif pengidap HIV agar tidak menularkan kepada bayinya," imbuhnya.
Karena diketahui, penyembuhan pemberian obat tidak dapat membunuh penyakitnya, tetapi hanya dapat menidurkan penyakitnya saja.
"Bahkan rentan bagi orang yang pengidap HIV setelah berhenti untuk berobat karena merasa sudah sembuh. Padahal itu bisa menjadi pemicu memperburuk penyakitnya. Karena, obat yang dikonsumsi sebelumnya bisa tidak berlaku lagi," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Mia Maulidya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Koalisi-Koalisi-Peduli-HIV-dan-AIDS-Kalimantan-Selatan-Selasa-29112022.jpg)