Opini Publik
Keluarga Pendongeng
Sejak kecil dulu, kita pasti pernah mendengarkan dongeng yang diceritakan oleh orangtua atau guru
Pertanyaannya adalah “Apakah tradisi mendongeng di rumah-rumah itu sekarang ini masih dilakukan, sementara keluarga merupakan institusi yang paling penting pengaruhnya untuk penyampaian nilai-nilai?”
Terkait dengan masalah dongeng dan mendongeng, bisa diibaratkan seperti peribahasa “ada asap pasti ada api”.
Kalau pada masa kecilnya seseorang tidak pernah didongengkan, ia tidak atau akan kurang mengenal dongeng. Sehingga biasanya anak-anak yang tidak atau kurang mengenal dongeng karena pada masa kanak-kanaknya tidak pernah didongengkan.
Tradisi mendongeng pada zamannya banyak dilakukan para orang tua. Tradisi mendongeng selain berfungsi menghibur, mendekatkan hubungan emosional antara orang tua (ibu) dan anak, meningkatkan kemampuan anak dalam berbahasa dan sebagainya, juga secara tersirat berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai. Sebabnya, di dalam sebuah dongeng yang disampaikan seringkali secara samar-samar atau bahkan nyata membawa pesan moral, memotivasi, membentuk karakter, dan lebih luas lagi konon dapat memengaruhi nasib bangsa dilihat dari segi pertumbuhan ekonominya.
Dulu berbeda dengan sekarang. Sekarang manakala manusia harus menyesuaikan dengan tuntutan zaman, “habislah” sudah waktu yang dimiliki orang tua (ibu) untuk keluarga.
Bagaimanapun kondisinya, ada baiknya tradisi mendongeng tetap menjadi agenda dalam sebuah keluarga. Tradisi mendongeng hanya akan bertahan apabila ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Melalui kegiatan mendongeng, nilai-nilai kehidupan akan sampai kepada anak-anak. (*)
| Self Assessment, Sanksi Administrasi dan Pidana Pajak |
|
|---|
| Hati-hati Main Hakim Sendiri di Media Sosial, Vigilante dalam Perspektif Hukum |
|
|---|
| Menakar Kemitraan Dokter-Pasien |
|
|---|
| Pencegahan HIV/AIDS dengan Pengobatan dan Keterbukaan |
|
|---|
| Refleksi Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2025, Akselerasi Pendidikan Paket bagi Difabel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ahmad-Syawqi-Pustakawan-UIN-Antasari-Banjarmasin1.jpg)