Berita Banjarmasin

Pilih Pengiriman Sapi Lewat Kargo, Pengusaha Banjarmasin Ungkap Ribetnya Persyaratan Lewat Tol Laut

Saat ini harga sapi di Kota Banjarmasin dipastikan naik, ini kata Pengusaha sapi Banjarmasin penyebab kenaikannya

|
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
SAPI - Pengusaha sapi Banjarmasin pilih angkut sapi lewat kapal kargo daripada jalur tol laut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Harga sapi di Kota Banjarmasin untuk sapi kurban tahun ini dipastikan naik sebesar Rp 5 ribu. 

Jika tahun lalu harga sapi hanya Rp 70 ribu per kilogram. Tahun ini harga sapi hidup untuk kurban mencapai Rp 75 ribu per kilogram. 

Pengusaha sapi Banjarmasin, Hidayatullah mengatakan harga sapi naik mengikuti biaya pengiriman. 

Ia terpaksa memilih jalur kapal kargo ketimbang tol laut. Bukan tanpa alasan. Menurutnya, kargo persyaratannya lebih mudah ketimbang tol laut. 

Jika menggunakan tol laut, menurutnya syarat yang harus dilengkapi lebih banyak lagi. Padahal, sapi yang ia datangkan sudah memiliki persyaratan sehat. 

"Kalau kargo lebih mudah. Tapi lebih mahal," ujarnya saat ditemui di RPH Basirih, Rabu (5/6/2024). 

Ia mengatakan untuk sapi di Banjarmasin masih aman. Sebab, ia mendapat jatah 500 ekor. Pun dengan tahun ini. Hanya saja, memang diakuinya, untuk ke Kalimantan Selatan jumlah sapi dari luar pulau baik dari Kupang, Bali, dan Madura memang ada pengurangan. 

"Untuk saya sih aman saja," ujarnya.

Baca juga: Sapi Kurban Bantuan Presiden Untuk Warga Kalsel Mulai Diseleksi, Salah Satu Kriteria Berat 800 Kg

Baca juga: Dua Pria Warga Banjarbaru Disergap Petugas di Dua Lokasi Terpisah, Sita 20 Gram Sabu

Sejauh ini sapi miliknya sudah dipesan oleh orang lain. Sehingga, hanya tersisa sedikit saja lagi. 

Untuk tahun ini sapi paling murah dibanderol dengan harga Rp 15 juta hingga Rp 35 juta untuk sapi Bali. Sedangkan sapi Madura dengan Rp 40 hingga Rp 45 juta. 

Hidayatullah mengatakan, pihaknya memiliki sapi paling mahal dengan harga Rp 75 hingga Rp 80 juta. Sapi ini merupakan sapi jenis Madrisin. Alias campuran Madura dan Limosin. 

"Kalau ini jumlahnya tidak banyak. Tadi laku satu dengan harga Rp 75 juta," katanya. 

Mengapa mahal, berat sapi ini dijelaskannya lebih dari setengah ton. Alias di atas 500 kilogram. Bahkan ada yang mencapai 600 kilogram lebih," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved