Tajuk

Sosok Marselino

Sosok Marselino di kancah sepakbola Indonesia memang mentereng. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi bagian timnas senior

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Dok
Tajuk : Sosok Ferdinan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - HUJATAN terhadap Shin Tae-yong sempat bermunculan sebelum laga Timnas Indonesia versus Arab Saudi berlangsung. Sejumlah pengamat pun mulai mempertanyakan kapasitas Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas.

Kekalahan beruntun yang dialami Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi pemicunya. Kalah dari Cina dan kemudian dibantai 0-4 oleh Jepang membuat posisi Indonesia berada di urutan buncit.

Namun, kemenangan 2-0 Timnas Indonesia melawan Arab Saudi membuat Garuda kini berada di posisi ke-3 klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Adalah sosok Marselino Ferdinan yang menjadi pahlawan dalam pertandingan tersebut. Ia berhasil melesakkan dua gol ke gawang Arab Saudi. Berkat dua gol pemain 20 tahun itu, kini asa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 kembali terbuka.

Mengawali karier profesional bersama Persebaya Surabaya pada tahun 2021, kini pemuda kelahiran 9 September 2004 menjadi gelandang serang untuk tim Divisi Kedua Inggris Oxford United.

Sosok Marselino di kancah sepakbola Indonesia memang mentereng. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi bagian timnas senior bahkan berhasil menjadi pemain pembeda bagi permainan tim. Tidak heran, Marselino disebut menjadi pemain kesayangan Shin Tae-yong.

Indonesia yang dikenal negara gila bola, sebenarnya banyak memiliki talenta-talenta muda. Sebelum Marselino, ada sosok Boaz Solossa yang dikenal dengan kecepatanya berlari. Kemudian, ada Andik Vermansyah, Osvaldo Hay dan banyak lagi talenta-talenta berbakat lainnya.

Kini, Indonesia menatap Piala Dunia 2026. Kita berharap, Indonesia bisa lolos sehingga gairah untuk memajukan sepakbola di Tanah Air semakin memuncak.

Kita semua berharap, tak hanya sosok Marselino Ferdinan yang bisa mengangkat sepakbola Indonesia. Talenta-telenta muda yang pastinya banyak bertebaran di bumi pertiwi ini diharapkan juga akan muncul dan membawa kemajuan sepakbola Indonesia.

Pembinaan sejak muda melalui sekolah sepakbola (SSB) serta kompetisi berjenjang diharapkan bisa memunculkan pemain-pemain berbakat di Indonesia. Kompetisi profesional di negara ini juga diharapkan bisa mengasah kemampuan pemain-pemain muda Indonesia sehingga kemunculan sosok bertalenta Marselino terus berlanjut.

PSSI sebagai wadah organisasi sepakbola Indonesia memiliki kapasitas untuk menggenjot sepakbola Indonesia. Kini, sepakbola Indonesia sudah berada di-track yang benar. Tinggal bagaimana menjaga ritme yang sudah terbangun dan terus meningkatkannya sehingga sepakbola membawa kegembiraan dan semangat nasionalisme bagi bangsa ini. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved