Kolom

Melepas Jerat Psikopat

Kasus pembunuhan disertai mutilasi seorang wanita muda berinisial TAS (25) yang dibunuh oleh kekasihnya AM (24) di Mojokerto bikin heboh

Tayang:
Editor: Irfani Rahman
Dokumentasi Banjarmasinpost.co.id
Lilik Suryani, S.Psi Asisten Ombudsman RI Perwakilan Kalsel 

Kedua, faktor lingkungan seperti pola asuh dan paparan sosioteknologi, Dr Harry Croft dari San Antonio Psychiatric Research Center mengatakan bahwa anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan penuh dengan kekerasan atau punishment secara terus menerus memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi seorang psikopat ketika dewasa.

Selain itu paparan lingkungan dan adaptasi konten kekerasan secara virtual dapat membentuk perilaku anak menjadi pribadi agresif yang mengarah pada simptom psikopati.

Melepaskan Jerat Psikopat

Orang dengan gangguan psikopati nyata adanya. Bisa siapa saja, bahkan orang terdekat baik pasangan, tetangga, teman dan lainnya. Paparan kasus diatas pun menunjukkan bahwa antara pelaku dan korban memiliki hubungan yang dekat. Lantas apa yang harus kita lakukan jika orang terdekat menunjukkan gejala-gejala psikopati?

Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengunjungi tenaga profesional guna mendiagnosis kecenderungan perilaku psikopat. Beberapa  prosedur diagnosis psikopat meliputi anamnesis, tes psikologi hingga pemeriksaan penunjang.

Tentunya hal ini tidak dapat dilakukan oleh orang awam melainkan harus mendatangi tenaga profesional seperti psikolog maupun psikiater guna menegakkan diagnosis.

Beberapa studi menyatakan bahwa psikopati dapat ditangani dengan psikoterapi, obat-obatan maupun kombinasi keduanya. Pengobatan psikopat dengan metode psikoterapi dapat membantu pasien dalam memahami gejala dan mempelajari teknik pengelolaan gejala, salah satu teknik psikoterapi yang sering digunakan adalah CBT (Cognitive Behavioral Therapy) yang dapat membantu psikopat mengubah pola pikir dan perilakunya.

Selanjutnya adalah konsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter seperti antidepresan, antipsikotik dan antikonvulsan yang dapat mengatasi gejala psikotik yang muncul. Kebanyakan kasus penderita psikotik sulit untuk diobati dikarenakan mereka merasa bahwa dirinya baik-baik saja dan tidak membutuhkan perawatan apapun, jika bantuan profesional tidak dapat dilakukan selanjutnya langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah terapkan batasan secara konsisten dengan meminimalkan komunikasi dan hubungan.

Maraknya kasus pembunuhan disertai dengan kekerasan harusnya menjadi atensi bersama. Paparan pemberitaan yang sadis ditakutkan akan menjadi copycat crime (kejahatan hasil tiruan), sehingga perlu untuk dilakukan penegakan hukum yang tegas dan penanganan gangguan psikopati bagi terpidana pembunuhan keji, agar perilaku pembunuhan tidak terjadi secara berulang (multiple killer). (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved