Fikrah
Rahasia Lailatul Qadar
Dia sembunyikan malam al qadar di sepanjang bulan Ramadan agar manusia beribadah sepanjang bulan Ramadan
Minimal ada tiga keistimewaan malam al qadar; nilai ibadah pada malam itu lebih baik dari seribu bulan; para malaikat dan Jibril turun dengan izin Allah SWT mengatur segala permasalahan, dan malam itu diliputi oleh kesejahteraan sampai terbit fajar.
Umat Islam begitu antusias memburu lailatul qadar dan bertanya-tanya apa tanda-tandanya. Diriwayatkan pada malam al qadar udara cerah seakan ada rembulan, malam terasa nyaman, tidak panas dan tidak dingin; hening dan syahdu.
Besoknya, mataharipun terbit dengan cahaya yang sendu, cahayanya putih bersih tak menyengat.
Apakah lailatul qadar pernah turun buat anda? Syekh Mutawalli Sya’rawi seorang ulama moderat dari Mesir berpendapat: “Sebenarnya lailatul qadar itu tidak saja terjadi pada suatu malam tertentu; ia bisa turun bisa disembarang waktu dan tempat.
Apakah jiwa anda pernah berinteraksi dengan Al-Qur’an? Sebagai contoh, anda mempunyai seorang ibu yang rewel dan cerewet, karena tuanya ia kembali seperti anak kecil dan anda melayaninya serba salah.
Ketika kesabaran anda hilang dan hampir terlontar ocehan dari mulut anda “ah”, kemudian anda teringat firman Allah SWT yang artinya: “jangan sekali-kali kamu mengatakan kepada kedua orangtuamu perkataan “ah” dan jangan kamu membentaknya dan ucapkanlah kepada meraka perkataan yang mulia”.
Andapun istigfar, anda sadar. Bila demikian, lailatul qadar telah turun kepada anda. Anda mendapatkan nilai amal yang lebih baik dari seribu bulan, kendati hal itu terjadi di waktu ashar. Wallahualam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kh-husin-nafarin-lc-ketua-mui-kalsel.jpg)