Ekonomi dan Bisnis

Jokowi Tambah Kuota KPR FLPP, Begini Reaksi DPD REI Kalsel

Pemerintah telah menyepakati pemberian kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tambahan hingga akhir 2019 nanti.

Jokowi Tambah Kuota KPR FLPP, Begini Reaksi DPD REI Kalsel
Dari Royzani Sjachril untuk BPost
Pertemuan Presiden Joko Widodo bersama pengurus DPP REI dan sejumlah DPD REI dari berbagai daerah serta perwakilan Apersi, bertempat di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah telah menyepakati pemberian kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tambahan hingga akhir 2019 nanti.

Hal ini dijamin oleh Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bersama pengurus DPP REI dan sejumlah DPD REI dari berbagai daerah serta perwakilan Apersi, bertempat di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

Dalam pertemuan itu, turut behadir Ketua DPD REI Kalsel, Royzani Sjachril sebagai perwakilan dari DPD REI di Kalimantan. Pihaknya menyambut positif adanya rencana penambahan kuota KPR FLPP yang langsung disampaikan Presiden.

"Kuota KPR FLPP yang bakal habis tentu akan berdampak buruk terhadap perekonomian, terlebih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah menjadi terkendala akibat tidak adanya kuota FLPP. Dari pertemuan tersebut, Presiden mengatakan bakal ada penambahan kuota, dan putusannya akan diumumkan dua pekan lagi," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Jabat Wakil Rektor 1 Uniska, Dr H Jarkawi Ternyata Pernah Tiap Hari 6 Km Jalan Kaki untuk Mengajar

Baca: Pascakebakaran di Desa Kalahiyang Balangan, Si Jago Merah Hanguskan Beras Fitrah Keluarga Halidi

Baca: Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal Dunia di RSUD Dr Sutomo Surabaya, Tiga Hari Dirawat

Baca: Kabut Asap Makin Parah, Anggota DPR Bambang Haryo Soroti Penanganan Karhutla di Pemerintahan Jokowi

Ditambahkan Roy, 2020 mendatang anggaran kuota juga akan ditambah menjadi sekitar 300.000 unit kemudian ada relaksasi untuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang juga akan dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan.

"Seluruh pengembang di Kalsel siap untuk terus berkarya memproduksi rumah namun tergantung kembali kepada kesiapan perbankan, terutama kami mendorong perbankan daerah untuk bisa lebih banyak lagi ikut dalam program FLPP terutama Bank Kalsel dan Bank Kalsel Syariah sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) supaya lebih meningkat lagi pilihan perbankan sehingga akan terserap lebih banyak," imbuhnya.

Adanya penambahan kuota menurutnya akan memberikan semangat baru kepada rekan-rekan pengembang terutama yang mengikuti gelaran REI Expo 2019.

Di pameran properti terbesar dan terlengkap tersebut calon debitur dapat memilih properti sesuai keinginan. Tergantung dari pihak pengembang dalam mempersiapkan strategi pembangunan rumah karena dari segi kuota sudah dipersiapkan untuk mendapat tambahan.

Baca: Prospek Investasi Properti di Banjarbaru, 200 Hektare Lahan Dijadikan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Baca: Tim Gabungan Dibantu Helikopter Water Boombing Jinakkan Api di Batas MH2T Perkantoran Gubernur

Baca: Tiga Kendaraan Bermotor Terlibat Kecelakaan di Ruas Jalan Amuntai, Empat Orang Luka-luka

"Opimisme dari para pengembang di Kalsel cukup tinggi, sehingga dengan penambahan kuota maka akan menambah greget persaingan sehat antara pengembang untuk kebut-kebutan bangun rumah serta lebih semangat dalam memasarkan produk," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved