Fikrah
Keistimewaan Ramadhan
Ramadan adalah bulan suci yang mulia dengan beberapa keistimewaan khusus yang membedakan dengan bulan lain.
Penulis: Salmah | Editor: Edi Nugroho
Oleh: Prof Dr KH Abdul Hafiz Ansari
Ramadan adalah bulan suci yang mulia dengan beberapa keistimewaan khusus yang membedakan dengan bulan lain.
Pertama, Allah SWT menurunkan ayat pertama Al Quran pada bulan ini. Sebagaimana Firman-Nya Surah Al Baqarah Ayat 185 yang artinya, “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.
Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”
Baca juga: Refleksi Hari Perempuan Internasional 2024, Belajar Sukses dari Khadijah
Baca juga: Makin Jujur Saat Ramadan
Kedua, pada bulan Ramadan ada malam Lailatul Qadar yang nilai ibadahnya seperti beribadah dalam 1000 bulan. Firman Allah SWT pada Surah Al Qadr Ayat 1-5 yang artinya,”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.”
Ketiga, Allah SWT mewajibkan kita melaksanakan puasa pada Ramadan yang memiliki nilai sangat luar biasa. Tidak ada umat lain yang diwajibkan berpuasa pada Ramadan.
Keempat, pada Ramadan kita disunahkan salat tarawih, ibadah yang tak ada di bulan lain.
Kelima, Allah SWT membuka semua pintu surga dan menutup pintu neraka, sehingga kita diberi kesempatan seluas-luasnya untuk memperbaiki diri dan melakukan ibadah untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Keenam, Allah SWT turunkan rahmat dan karunia yang besar kepada umat yang mau beribadah. Kita diberi keampunan, juga dilatih kesabaran dan latihan mental di bulan yang sangat mulia dan agung. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin HB)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Prof-Dr-KH-Abdul-Hafiz-Ansari-asss.jpg)