Opini Publik
Ketika Program Makan Bergizi Gratis Diuji oleh Transparansi
Keberhasilan MBG juga akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah menjaga integritas, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat
Badan Gizi Nasional dibentuk untuk memastikan MBG berjalan secara efektif dan tepat sasaran. Namun legitimasi BGN tidak hanya berasal dari dasar hukum pembentukannya, melainkan juga dari tingkat kepercayaan yang diberikan masyarakat.
Mark Bovens dalam artikelnya Analysing and Assessing Accountability: A Conceptual Framework (2007) menjelaskan bahwa akuntabilitas merupakan hubungan antara pengelola kewenangan publik dan masyarakat yang memberikan mandat kepadanya.
“Accountability is a relationship between an actor and a forum, in which the actor has an obligation to explain and justify his or her conduct” (Bovens, 2007, p. 450).
Dalam konteks MBG, prinsip tersebut menunjukkan bahwa tanggung jawab pemerintah tidak berhenti pada pelaksanaan program.
Pemerintah juga berkewajiban menjelaskan, membuka, dan mempertanggungjawabkan seluruh proses yang berkaitan dengan pengelolaan program kepada masyarakat.
Persepsi Lebih Cepat dari Fakta
Salah satu karakter utama era digital adalah kecepatan pembentukan opini publik. Informasi yang belum sepenuhnya terverifikasi dapat menyebar luas hanya dalam hitungan jam.
Dalam situasi seperti itu, institusi publik sering kali menghadapi tantangan yang lebih kompleks daripada sekadar menyelesaikan persoalan administratif atau hukum.
Persoalan yang muncul di lingkungan BGN menunjukkan bagaimana persepsi publik dapat berkembang jauh lebih cepat dibanding proses klarifikasi institusi.
Fenomena ini menjelaskan mengapa komunikasi publik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola program pemerintah.
James E. Grunig dan Todd Hunt melalui model Two-Way Symmetrical Communication dalam buku Managing Public Relations (1984) menegaskan bahwa komunikasi yang efektif tidak dibangun melalui penyampaian informasi secara sepihak, melainkan melalui dialog yang memungkinkan organisasi dan publik saling memengaruhi.
Dalam konteks MBG, masyarakat tidak hanya membutuhkan klarifikasi mengenai apa yang terjadi. Mereka juga membutuhkan kepastian bahwa sistem pengawasan bekerja, bahwa mekanisme evaluasi berjalan, dan bahwa negara memiliki kemampuan untuk memperbaiki kelemahan yang ditemukan.
Transparansi Pelindung Program
Sering kali kritik dan pertanyaan publik dipersepsikan sebagai ancaman terhadap keberlangsungan program pemerintah. Padahal dalam banyak kasus, transparansi justru menjadi pelindung paling efektif bagi sebuah program publik.
Semakin besar sebuah program, semakin besar pula kebutuhan akan keterbukaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pengamat-politik-MS-Shiddiq.jpg)