Opini Publik

Ketika Program Makan Bergizi Gratis Diuji oleh Transparansi

Keberhasilan MBG juga akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah menjaga integritas, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat

Tayang:
Editor: Hari Widodo
ISTIMEWA
Muhammad Suriani Shiddiq, Konsultan, Peneliti, Jurnalis, dan Dosen Komunikasi dan Desain Universitas Pamulang. 

Keterbukaan seperti ini penting untuk membedakan antara persoalan yang melibatkan individu tertentu dengan tujuan besar yang ingin dicapai program.

Dalam bukunya Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity (1995), Francis Fukuyama menjelaskan bahwa kepercayaan merupakan modal sosial yang memungkinkan institusi bekerja secara efektif.

Tanpa kepercayaan, bahkan program yang dirancang dengan baik akan menghadapi resistensi. Dalam konteks MBG, kepercayaan masyarakat merupakan aset yang sama pentingnya dengan anggaran dan infrastruktur program itu sendiri.

Program MBG lahir dari tujuan yang besar dan strategis bagi masa depan Indonesia. Perlu tanggung jawab yang besar pula. Karena itu ketika muncul persoalan, yang tidak kalah penting adalah bagaimana negara memastikan transparansi, memperkuat pengawasan, serta menjaga kepercayaan publik.

Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya akan diukur dari jumlah penerima manfaat atau besarnya anggaran yang terserap.

Keberhasilannya juga akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah menjaga integritas, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat yang menjadi fondasi utama setiap kebijakan publik. (*)

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved