Opini Publik
Ketika Program Makan Bergizi Gratis Diuji oleh Transparansi
Keberhasilan MBG juga akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah menjaga integritas, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat
Keterbukaan seperti ini penting untuk membedakan antara persoalan yang melibatkan individu tertentu dengan tujuan besar yang ingin dicapai program.
Dalam bukunya Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity (1995), Francis Fukuyama menjelaskan bahwa kepercayaan merupakan modal sosial yang memungkinkan institusi bekerja secara efektif.
Tanpa kepercayaan, bahkan program yang dirancang dengan baik akan menghadapi resistensi. Dalam konteks MBG, kepercayaan masyarakat merupakan aset yang sama pentingnya dengan anggaran dan infrastruktur program itu sendiri.
Program MBG lahir dari tujuan yang besar dan strategis bagi masa depan Indonesia. Perlu tanggung jawab yang besar pula. Karena itu ketika muncul persoalan, yang tidak kalah penting adalah bagaimana negara memastikan transparansi, memperkuat pengawasan, serta menjaga kepercayaan publik.
Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya akan diukur dari jumlah penerima manfaat atau besarnya anggaran yang terserap.
Keberhasilannya juga akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah menjaga integritas, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat yang menjadi fondasi utama setiap kebijakan publik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pengamat-politik-MS-Shiddiq.jpg)