Opini

Refleksi Hari Buku Sedunia, Mempertahankan Eksistensi Buku

ADA sebuah ungkapan menarik yang penulis sampaikan di Hari Buku Sedunia 23 April 2024 terkait dengan buku. Ungkapan tersebut sering kita dengar.

Editor: Edi Nugroho
Dokumentasi Banjarmasinpost.co.id
Pustakawan UIN Antasari Banjarmasin 

Oleh: Ahmad Syawqi
Pustakawan UIN Antasari Banjarmasin

ADA sebuah ungkapan menarik yang penulis sampaikan di Hari Buku Sedunia 23 April 2024 terkait dengan buku.

Ungkapan tersebut sering kita dengar yang berbunyi “Buku merupakan jendela dunia”. Ada juga sebuah Mahfudzat atau kata mutiara Arab yang berbunyi “Khairu Jaliisin Fizzamaani Kitaabun” yang artinya, sebaik-baik teman duduk setiap waktu adalah buku.

Dari kedua kata bijak diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa eksistensi atau keberadaan buku sangat bermanfaat untuk manusia.

Buku menjadi alat bagi manusia untuk melihat dunia dan buku akan memberikan kebahagiaan bagi manusia yang mau berteman dengannya.

Baca juga: Ini Sikap Dinas ESDM Kalsel Terkait Dugaan Pendulangan Emas Ilegal di Wilayah Tanah Laut,

Baca juga: Pelajaran dari Investasi Bodong

uku sudah dianggap sebagai “jendela dunia” yang berperan dalam mencerdaskan isi kepala orang yang membacanya pintu bagi masuknya wawasan dan ilmu pengetahuan.

Al-Jahizh seorang cendikiawan Arab merangkai sebuah ungkapan indah untuk menggambarkan tentang buku, ia berkata “Buku adalah teman duduk yang tidak akan memujimu dengan berlebihan, sahabat yang tidak akan menipumu, dan teman yang tidak membuatmu bosan

Dia adalah teman yang sangat toleran yang tidak akan mengusirmu. Dia adalah tetangga yang tidak akan menyakitimu.

Dia adalah teman yang tidak akan memaksamu mengeluarkan apa yang kamu miliki. Dia tidak akan memperlakukanmu dengan tipu daya, tidak akan menipumu dengan kemunafikan, dan tidak akan membuat kebohongan”.

Kita tentu semua setuju bahwa buku adalah pilihan yang tepat untuk dijadikan sebagai teman, seperti yang di ungkapkan oleh Al Jahizh di atas.

Buku adalah sebaik baiknya teman duduk, buku senantiasa menerima curhatan kita dan tidak akan pernah mencemooh kita ketika membuat kesalahan, itulah teman sejati. Syekh Dr. Aaidh ibn Abdullah al Qarni juga berpendapat bahwa “Buku adalah pilihan terbaik bagi orang-orang yang kosong untuk menghabiskan waktu siangnya dan bagi orang-orang yang suka bersenang-senang untuk menghabiskan malam malam mereka”.

Buku dahulunya merupakan instrumen penting dan wajib dimiliki oleh orang-orang, khususnya yang berada dalam pusaran akademisi. “You can find magic wherever you look. Sit back and relax, all you need is a book” (Kamu dapat menemukan “keajaiban” dimanapun, yang kamu butuhkan hanyalah sebuah buku).

Sepenggal kalimat tentang buku yang diutarakan Theodor Seuss Geisel atau yang lebih dikenal dengan Dr. Seuss, seorang penulis berkebangsaan Amerika.

Kalimat sarat makna yang menjelaskan betapa pentingnya buku dalam menunjang eksistensi manusia yang bermuara pada peningkatan pengetahuan seseorang yang membacanya.

Dewasa ini, dunia dipenuhi dengan keberagaman teknologi yang serba canggih. Era digital, era teknologi informasi kini telah merambah kehidupan manusia. Berbagai informasi dapat diakses dengan cepat dan mudah tanpa menunggu lama melalui teknologi baik visual, audio maupun virtual.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved